Bocoran Alur Cerita The Raid 3 dari Sang Sutradara Gareth Evans
Senin, 27 April 2020 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Gareth, cerita ini akan kembali ke waktu di The Raid 2 ketika Goto Gang, geng Jepang, menggelar pertemuan dan Goto bilang ke tangan kanannya (Kazuki Kitamura) untuk mengatasinya, menyingkirkan setiap polisi dan politikus korup yang ada di daftar mereka dan memulai dengan yang baru. The Raid 3 akan dimulai dengan Rama (Iko Uwais) keluar dari gedung itu setelah membunuh semua orang dan bilang, “Nggak, aku selesai.” Dia pergi ke Bunawar (Cok Simbara), yang menantinya di mobil, dia masuk dan pergi.
“Dan, kalian ada bersama geng Jepang ini, yang seperti, ‘Apa yang harus kita lakukan sekarang? Semua orang mati, nggak ada yang bisa kita bunuh.’ Mereka masuk mobil, dan ketika mereka sedang berkendara, tiba-tiba mobil lain menghadang mereka dan menabrak mereka. Goto, putranya dan tangan kanannya adalah yang selamat dari serangan itu dan itu dipotong ke kredit dan disebut The Raid 3,” papar Gareth.
Yang menarik, itu hanyalah setup. Gareth tidak berhenti di sini karena dia merencanakan apa yang akan terjadi film itu. Gareth akan mengajak penonton ke masalalu yang sepertinya akan menjadi aksi yang hebat dan juga ketegangan dramatis.
“Idenya adalah si tangan kanan, setelah disuruh membunuh semua politikus dan polisi dan membersihkan semuanya, akan menelepon bos besar di Tokyo dan seperti ‘Goto akan jadi gila. Ini gila, apa yang harus kulakukan?’ telepon dari markas adalah, ‘Jaga dia, tetap dekati dia, kita akan kirim orang untuk menyelesaikannya, dan kalau kamu lakukan itu untuk kita, kamu bisa mengambil alih bisnisnya.’ Serangan itu salah, itu adalah skuad pembunuh dari Jepang yang datang dan menyingkirkan Goto. Goto tidak tahu kalau tangan kanannya telah mengkhianati dia dan menjebaknya di serangan itu,” ujar Gareth.
Di sinilah semuanya berubah. Alih-alih meniru apa yang telah dilakukan di dua film sebelumnya, sekuel ini membawa semuanya ke lokasi yang benar-benar baru, yaitu hutan. Gareth mengatakan, dia terinspirasi dari film klasik Arnold Schwarzenegger, Predator. Hutan itu ada di kawasan Jawa Barat.
“Dan, kalian ada bersama geng Jepang ini, yang seperti, ‘Apa yang harus kita lakukan sekarang? Semua orang mati, nggak ada yang bisa kita bunuh.’ Mereka masuk mobil, dan ketika mereka sedang berkendara, tiba-tiba mobil lain menghadang mereka dan menabrak mereka. Goto, putranya dan tangan kanannya adalah yang selamat dari serangan itu dan itu dipotong ke kredit dan disebut The Raid 3,” papar Gareth.
Yang menarik, itu hanyalah setup. Gareth tidak berhenti di sini karena dia merencanakan apa yang akan terjadi film itu. Gareth akan mengajak penonton ke masalalu yang sepertinya akan menjadi aksi yang hebat dan juga ketegangan dramatis.
“Idenya adalah si tangan kanan, setelah disuruh membunuh semua politikus dan polisi dan membersihkan semuanya, akan menelepon bos besar di Tokyo dan seperti ‘Goto akan jadi gila. Ini gila, apa yang harus kulakukan?’ telepon dari markas adalah, ‘Jaga dia, tetap dekati dia, kita akan kirim orang untuk menyelesaikannya, dan kalau kamu lakukan itu untuk kita, kamu bisa mengambil alih bisnisnya.’ Serangan itu salah, itu adalah skuad pembunuh dari Jepang yang datang dan menyingkirkan Goto. Goto tidak tahu kalau tangan kanannya telah mengkhianati dia dan menjebaknya di serangan itu,” ujar Gareth.
Di sinilah semuanya berubah. Alih-alih meniru apa yang telah dilakukan di dua film sebelumnya, sekuel ini membawa semuanya ke lokasi yang benar-benar baru, yaitu hutan. Gareth mengatakan, dia terinspirasi dari film klasik Arnold Schwarzenegger, Predator. Hutan itu ada di kawasan Jawa Barat.
Lihat Juga :