Trauma Tragedi Kanjuruhan, Atta Halilintar Sempat Berpikir Mundur dari Dunia Sepakbola

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 20:15 WIB
loading...
Trauma Tragedi Kanjuruhan, Atta Halilintar Sempat Berpikir Mundur dari Dunia Sepakbola
Youtuber dan pemilik klub sepakbola di Tanah Air, Atta Halilintar merasa terpukul dengan Tragedi Kanjuruhan. / Foto: Instagram @attahalilintar
A A A
JAKARTA - Youtuber dan pemilik klub sepakbola di Tanah Air, Atta Halilintar merasa terpukul dengan Tragedi Kanjuruhan , yang terjadi di Malang, beberapa waktu lalu.

Atta Halilintar menyebutkan jika tragedi yang menewaskan 131 korban itu bisa menjadi banyak pelajaran bagi semua pihak.

Suami Aurel Hermansyah itu tak memungkiri bahwa tragedi mengenaskan itu membuatnya cukup trauma dan sedikit memengaruhi mentalnya sebagai salah satu pemilik Bekasi FC.

Baca juga: Diperiksa Polisi 1 Jam, Lesti Kejora Dicecar 18 Pertanyaan

"Yang pasti saya sangat terpukul dan mengambil banyak pelajaran dari kejadian Kanjuruan kemarin. Memang agak trauma dan kena mental dan nggak tahu sampai kapan," tutur Atta Halilintar saat ditemui di mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu, (8/10/2022).

Bahkan, saking terpukulnya dengan Tragedi Kanjuruhan, Atta sempat berpikir untuk mundur dari dunia sepakbola Tanah Air.

"Sempat kepikiran apa mundur aja, ya ada kemungkinan untuk mundur dari sepakbola lah. Tapi ya lihat nanti gimana. Yang jelas saya masih sangat terpukul dan trauma dengan melihat dan membaca berita atas kejadian Kanjuruhan," kata dia.



Atta kemudian kembali menegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan tak hanya menjadi bahan evaluasi semua pihak, namun juga menjadi bahan evaluasi untuk dirinya sendiri. Mengingat, Atta dikenal sebagai sosok yang begitu mencintai sepakbola.

"Ya intinya kejadian Kanjuruan bisa menjadi bahan evaluasi dan jadi pembelajaran untuk saya juga," ucap Atta.

Baca juga: Ungkap Hubungan di Masa Lalu, Rossa dan Deddy Corbuzier Pernah Pacaran?

Untuk diketahui, tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, dalam laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya terjadi pada 1 Oktober 2022. Tragedi yang menewaskan 131 korban itu merupakan tragedi terkelam dalam sejarah sepak bola Indonesia.
(nug)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2715 seconds (10.101#12.26)