P3TB di Labuan Bajo Wujud Konkret Pengembangan SDM Pariwisata
Kamis, 13 Oktober 2022 - 20:54 WIB
loading...
Foto bersama dalam Biannual Tourism Forum di Jayakarta Suites Komodo, Labuan Bajo, Selasa (4/10/2022). Foto/MPI/Yoseph Mario Antognoni
A
A
A
LABUAN BAJO - Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans Teguh mengatakan, perlu ada program pendukung pengembangan SDM yang konkret di dunia pariwisata.
Hal tersebut disampaikannya dalam Biannual Tourism Forum (BTF) di Jayakarta Suites Komodo, Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2022.
Mengusung tema Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata dalam Mendukung Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi, forum pariwisata yang dilaksanakan dua kali dalam setahun itu membahas tentang pengembangan sumber daya manusia pariwisata di DPSP Labuan Bajo yang merupakan cakupan area Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB), yang diharapkan makin dapat mengoptimalkan SDM di sektor pariwisata di Indonesia terutama pascapandemi.
P3TB merupakan program kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, Kemenparekraf, KemenPUPR, dan Kementerian Investasi/BKPM.
“Kita harus bisa memastikan kebutuhan dan ketersediaan SDM pariwisata yang memadai melalui program-program kepariwisataan yang mendukung pengembangan SDM dan pariwisata,” kata Frans Teguh dalam keterangannya.
Hal tersebut disampaikannya dalam Biannual Tourism Forum (BTF) di Jayakarta Suites Komodo, Labuan Bajo, NTT, yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2022.
Mengusung tema Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata dalam Mendukung Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi, forum pariwisata yang dilaksanakan dua kali dalam setahun itu membahas tentang pengembangan sumber daya manusia pariwisata di DPSP Labuan Bajo yang merupakan cakupan area Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB), yang diharapkan makin dapat mengoptimalkan SDM di sektor pariwisata di Indonesia terutama pascapandemi.
P3TB merupakan program kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, Kemenparekraf, KemenPUPR, dan Kementerian Investasi/BKPM.
“Kita harus bisa memastikan kebutuhan dan ketersediaan SDM pariwisata yang memadai melalui program-program kepariwisataan yang mendukung pengembangan SDM dan pariwisata,” kata Frans Teguh dalam keterangannya.
Lihat Juga :