Cara Membangun Brand Fashion yang Sukses dengan Memanfaatkan Teknologi Digital
Senin, 17 Oktober 2022 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
“Saat ini ritel fashion bisa terus bertahan bukan karena konsep marketing yang by text book tapi harus adaptif terhadap perubahan yang begitu cepat, contohnya pemanfaatan koncep O2O commerce atau online to offline commerce, bisa diterapkan, atau jika sudah punya toko offline bisa menerapkan strategi bisnis dengan menghadirkan pengalaman berbelanja secara phygital yaitu menggabungkan cara belanja fisik dan digital, contohnya adanya instore experience seperti virtual fitting room,” jelas Melinda Babyanna, Founder & CEO The Bespoke Fashion Consultant dalam acara TBF Fashion Talk di Atrium Senayan City, Senayan, Minggu (16/10/2022).
Dengan canggihnya teknologi saat ini, menurut Melinda banyak hal yang dapat dieksplor. Para owner dapat menyediakan fitur berbelanja secara virtual atau katalog berbentuk 3D. Hal-hal tersebut akan memberikan pengalaman kepada pelanggan yang berbeda sehingga brand yang dimilikinya memiliki sisi unik dan sistem pelayanan luar biasa.
Hal ini juga dialami Brand Owner Faboo, Caren Delano. Fashion director satu ini mengaku sempat ragu dalam membangun brand miliknya. Namun, Caren Delano menuturkan, pertemuannya dengan Melinda Babyanna tersebut yang membuatnya yakin. “Aku sempat gagal sampai takut mau buat brand karena takut gagal lagi. Sampe akhirnya dikenalin sama TBF, terus kenal sama Baby akhirnya diyakinkan buat brand meskipun awalnya masih takut-takut,” ujar Caren Delano.
Setelah diyakinkan karena telah memiliki konsep yang matang serta pasar yang cukup dikenal banyak orang. Caren Delano akhirnya yakin untuk membangun brand miliknya itu. Dari pengalamannya itu, Caren Delano menegaskan jika ingin menjadi seorang brand owner harus memiliki keyakinan.
Menurutnya, dengan yakin dan mengetahui apa yang ingin dilakukan pasti bisa membuat brand yang akan dibuat berkembang. “Kalau mau jadi brand owner harus hands on, jadi tahu apa yang mau dilakukan sama ke depannya gimana. Jadi brand bisa berkembang,” pungkas Caren Delano.
Dengan canggihnya teknologi saat ini, menurut Melinda banyak hal yang dapat dieksplor. Para owner dapat menyediakan fitur berbelanja secara virtual atau katalog berbentuk 3D. Hal-hal tersebut akan memberikan pengalaman kepada pelanggan yang berbeda sehingga brand yang dimilikinya memiliki sisi unik dan sistem pelayanan luar biasa.
Hal ini juga dialami Brand Owner Faboo, Caren Delano. Fashion director satu ini mengaku sempat ragu dalam membangun brand miliknya. Namun, Caren Delano menuturkan, pertemuannya dengan Melinda Babyanna tersebut yang membuatnya yakin. “Aku sempat gagal sampai takut mau buat brand karena takut gagal lagi. Sampe akhirnya dikenalin sama TBF, terus kenal sama Baby akhirnya diyakinkan buat brand meskipun awalnya masih takut-takut,” ujar Caren Delano.
Setelah diyakinkan karena telah memiliki konsep yang matang serta pasar yang cukup dikenal banyak orang. Caren Delano akhirnya yakin untuk membangun brand miliknya itu. Dari pengalamannya itu, Caren Delano menegaskan jika ingin menjadi seorang brand owner harus memiliki keyakinan.
Menurutnya, dengan yakin dan mengetahui apa yang ingin dilakukan pasti bisa membuat brand yang akan dibuat berkembang. “Kalau mau jadi brand owner harus hands on, jadi tahu apa yang mau dilakukan sama ke depannya gimana. Jadi brand bisa berkembang,” pungkas Caren Delano.
(hri)
Lihat Juga :