alexametrics

Serial Keluarga Garuda di Dadaku Segera Tayang di RCTI

loading...
Serial Keluarga Garuda di Dadaku Segera Tayang di RCTI
(Duduk, kiri-kanan) Assistant Brand Manager Lifebouy Shampoo Anindita Warastri, Creator & Executive Producer Keluarga Garuda di Dadaku Shanty Harmayn, EVP Programming & Production RCTI Dini Putri, Wakil Direktur Utama MNC Pictures Titan Hermawan berfoto b
A+ A-
FILM Garuda di Dadaku yang sukses di bioskop-bioskop seluruh Indonesia akan hadir dalam bentuk miniseri di RCTI. Dibuat oleh MNC Pictures dan Salto Film selaku pemegang hak cipta film Garuda di Dadaku, serial keluarga ini akan hadir dalam tiga episode yang menghibur sekaligus memberikan semangat kebangsaan dan nasionalisme.

Berjudul Keluarga Garuda di Dadaku, serial ini diperankan oleh Oka Antara sebagai Johan, pelatih sepak bola, dan Revalina S Temat memerankan Noni, istri Johan. Pemain-pemain muda juga dihadirkan untuk mengenalkan bakat berakting mereka serta kepiawaian mereka bermain sepak bola. Mereka, yaitu Bima Azriel, Ersya Aurelia, Yusuf Mahardika, Baron Yusuf, Farhan Papilaya, dan Muksin.



"RCTI ingin mengembalikan masa-masa keluarga berkumpul untuk menonton televisi bersama, maka kami buat ini sangat pas untuk seluruh anggota keluarga. Banyak nilai yang dapat dipelajari, bagaimana mewujudkan mimpi walaupun di tengah berbagai kesulitan. Niat mulia, perjuangan, disiplin, kerja keras, dan fokus yang ingin ditanamkan dalam serial ini," ujar EVP Programming dan Production RCTI Dini Putri. Dia berharap Keluarga Garuda di Dadaku mampu menyebarkan semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya kepada penonton muda.

Nilai dan moral tersebut yang memang ingin disampaikan Shanty Harmayn kreator dan produser eksekutif Keluarga Garuda di Dadaku saat dia pertama kali membuat film Garuda di Dadaku pada 2009."Kesuksesan filmnya membuat saya terus bersemangat untuk membuat serialnya, walau saya juga tidak ingin membuat dalam episode yang panjang. Tiga episode, menurut saya sudah cukup dan mewakili apa yang ingin kami sampaikan, yakni nilai keluarga, persahabatan, dan persatuan," ujar Shanty.

Senada dengan hal itu, Salman Aristo sebagai penulis skenario film Garuda di Dadaku meyakini bahwa film ini sudah sangat melekat di hati masyarakat Indonesia."Bukan hanya brand, tapi sudah menjadi bagian dari keluarga Indonesia. Banyak pesan moral yang bisa diambil. Ini bukan hanya film sepak bola, sepak bola yang menjadi latar belakang dan tentunya bagian dari Indonesia yang membentuk Tanah Air ini," tuturnya.

MNC Pictures juga mengaku bangga bisa memproduksi serial yang bisa menjadi sebuah tontonan yang menginspirasi ini."Skenario dibuat oleh penulis skenario ternama sekelas Salman Aristo sehingga saya yakin kekuatan serial ini ada pada alur cerita yang mampu membuat penonton terhanyut dalam setiap adegannya," ujar Wakil Direktur Utama MNC Pictures Titan Hermawan.

Diceritakan, Johan yang harus berjuang agar tim asuhnya U-15 bisa menjuarai olimpiade sepak bola remaja di tengah masalah yang datang dari para pemain serta masalah keluarga yang dihadapinya."Johan ini sebagai pelatih, kepala keluarga, dan ayah di rumah yang punya masalah di lapangan dan di rumah. Drama konflik akan terjadi di situ," ujar Oka saat berkomentar mengenai perannya.

Revalina S Temat juga senang bisa menjadi bagian dari serial keluarga yang sarat pesan ini."Ini serial sepak bola yang tidak melulu sepak bola, jadi yang enggak ngerti sepak bola juga bisa nonton, terlebih anak-anak. Ceritanya yang sesuai dengan kejadian sehari-hari, menurut saya, pesan yang disampaikan bisa sampai," ungkap Oka. Serial Keluarga Garuda di Dadaku bisa disaksikan di RCTI pada Minggu 2, 9, dan 16 November pukul 14.30-16.30 WIB.

Ananda nararya
(bbg)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak