Tidur Berkualitas Anak Bermanfaat Cegah Stres hingga Gangguan Ginjal
Senin, 24 Oktober 2022 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain tidur yang tidak berkualitas, tekanan darah juga dipengaruhi oleh stres. Peneliti tersebut menemukan bahwa kegelisahan, ketakutan, nyeri, dan stres emosional dapat mengakibatkan stimulasi simpatis yang meningkatkan frekuensi denyut jantung, curah jantung, dan resistensi vaskular.
Efek simpatis ini meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang tidak stabil bisa memengaruhi kualitas ginjal. Hal ini disampaikan dr Mutalib Abdullah, SpPD, KGH, FINASIM, bahwa kontrol tekanan darah yang baik, dengan target berbeda sesuai usia dan penyakit penyerta, dapat mengurangi risiko terkena stroke, serangan jantung, hingga kerusakan ginjal.
"Fungsi ginjal itu semacam penyaring darah dari toksin dan zat-zat yang tak diperlukan tubuh, sehingga darah yang melalui ginjal sangatlah banyak. Nah, bila tekanan di pembuluh darah tinggi, maka sel ginjal tidak akan mendapatkan cukup oksigen untuk bekerja dengan baik," ujar dr Mutalib.
"Sebaliknya, ginjal yang sehat juga berfungsi mengatur tekanan darah. Nah, pada pasien gangguan ginjal, tekanan darah pasien yang tinggi akan semakin menurunkan fungsi ginjal, sampai akhirnya ginjal tidak berfungsi lagi," tandasnya.
Efek simpatis ini meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang tidak stabil bisa memengaruhi kualitas ginjal. Hal ini disampaikan dr Mutalib Abdullah, SpPD, KGH, FINASIM, bahwa kontrol tekanan darah yang baik, dengan target berbeda sesuai usia dan penyakit penyerta, dapat mengurangi risiko terkena stroke, serangan jantung, hingga kerusakan ginjal.
"Fungsi ginjal itu semacam penyaring darah dari toksin dan zat-zat yang tak diperlukan tubuh, sehingga darah yang melalui ginjal sangatlah banyak. Nah, bila tekanan di pembuluh darah tinggi, maka sel ginjal tidak akan mendapatkan cukup oksigen untuk bekerja dengan baik," ujar dr Mutalib.
"Sebaliknya, ginjal yang sehat juga berfungsi mengatur tekanan darah. Nah, pada pasien gangguan ginjal, tekanan darah pasien yang tinggi akan semakin menurunkan fungsi ginjal, sampai akhirnya ginjal tidak berfungsi lagi," tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :