10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam
Selasa, 01 November 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
4. The Passion of the Christ (2004)
![10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam]()
Foto/Variety
Sesuai dengan judulnya, The Passion of the Christ mencatat detik-detik terakhir kehidupan dan kematian Yesus Kristus dari Nazaret. Hal tersebut menggambarkan penderitaan dan rasa sakitnya selama penyaliban-Nya di Yerusalem. Sutradara dan aktor Katolik Mel Gibson adalah dalang di balik film ini.
Oleh beberapa orang, film ini terlalu gamblang dan kejam, karena menunjukkan cambuk, paku di kayu salib, dan mahkota duri yang menusuk. Gambar-gambar yang intens dan berdarah ini menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penonton.
5. Water (2005)
![10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam]()
Foto/Variety
Water yang berfokus pada penderitaan para janda India di bawah fundamentalisme Hindu selama akhir 1930-an, hampir dihilangkan sama sekali. Ribuan pemrotes menghancurkan dan membakar bagian dari set sehari sebelum syuting dimulai pada 2000.
Seorang aktivis lokal bahkan mempelopori protes bunuh diri dalam upaya untuk menghentikan produksi. Sutradara film ini, Mehta meninggalkan India dan memulai pemotretan dari awal di Sri Lanka 3 tahun kemudian dengan pemeran baru dan judul film beda.
Baca Juga: 4 Film Barat yang Dilarang Tayang di China, Nomor 3 Hanya karena Lokasi Adegan
6. The Last Temptation of Christ (1988)
![10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam]()
Foto/Variety
Film yang diadaptasi dari novel 1953 karya Nikos Kazantzakis dengan judul yang sama menyebabkan protes dari komunitas Kristen karena penokohan fananya tentang Yesus. Ini termasuk adegan seks antara Yesus (Willem Dafoe) dan Maria Magdalena (Barbara Hershey). Film ini masih dilarang di beberapa negara, termasuk Singapura, Afrika Selatan dan Filipina.
7. The Exorcist (1973)
![10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam]()
Foto/Variety
Meskipun sekarang dianggap sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa, The Exorcist penuh kontroversi ketika dirilis pada 1973. Penginjil Rev. Billy Graham menganggap film itu setan, menyusul klaim salah satu pemeran bahwa film tersebut dikutuk.

Foto/Variety
Sesuai dengan judulnya, The Passion of the Christ mencatat detik-detik terakhir kehidupan dan kematian Yesus Kristus dari Nazaret. Hal tersebut menggambarkan penderitaan dan rasa sakitnya selama penyaliban-Nya di Yerusalem. Sutradara dan aktor Katolik Mel Gibson adalah dalang di balik film ini.
Oleh beberapa orang, film ini terlalu gamblang dan kejam, karena menunjukkan cambuk, paku di kayu salib, dan mahkota duri yang menusuk. Gambar-gambar yang intens dan berdarah ini menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penonton.
5. Water (2005)

Foto/Variety
Water yang berfokus pada penderitaan para janda India di bawah fundamentalisme Hindu selama akhir 1930-an, hampir dihilangkan sama sekali. Ribuan pemrotes menghancurkan dan membakar bagian dari set sehari sebelum syuting dimulai pada 2000.
Seorang aktivis lokal bahkan mempelopori protes bunuh diri dalam upaya untuk menghentikan produksi. Sutradara film ini, Mehta meninggalkan India dan memulai pemotretan dari awal di Sri Lanka 3 tahun kemudian dengan pemeran baru dan judul film beda.
Baca Juga: 4 Film Barat yang Dilarang Tayang di China, Nomor 3 Hanya karena Lokasi Adegan
6. The Last Temptation of Christ (1988)

Foto/Variety
Film yang diadaptasi dari novel 1953 karya Nikos Kazantzakis dengan judul yang sama menyebabkan protes dari komunitas Kristen karena penokohan fananya tentang Yesus. Ini termasuk adegan seks antara Yesus (Willem Dafoe) dan Maria Magdalena (Barbara Hershey). Film ini masih dilarang di beberapa negara, termasuk Singapura, Afrika Selatan dan Filipina.
7. The Exorcist (1973)

Foto/Variety
Meskipun sekarang dianggap sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa, The Exorcist penuh kontroversi ketika dirilis pada 1973. Penginjil Rev. Billy Graham menganggap film itu setan, menyusul klaim salah satu pemeran bahwa film tersebut dikutuk.
Lihat Juga :