Hati-Hati, Ini Bahayanya Suka Melakukan Self-Diagnosis
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
“Ada kecemasan-kecemasan yang dirasakan, padahal seharusnya belum tentu benar. Yang lebih parah kalau sampai mengonsumsi obat-obatan yang bisa dibeli sendiri tanpa pergi ke dokter,” ujar Oya.
Nah, kalau kamu merasa punya gejala yang mirip dengan suatu gangguan mental, tindakan yang benar adalah harus meyakini diri sendiri bahwa hal tersebut belum tentu benar.
Kalau dirasa sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, barulah pergi ke tenaga profesional.
“Kalau sudah ke orang yang profesional, barulah kita tahu apakah gejala yang kita rasakan tersebut memang benar gangguan atau tidak. Jangan sekali0kali melakukan self-diagnosis pada kesehatan mental, karena yang bisa mendiagnosis hanya psikiater atau psikolog,” tuturnya.
Anisyah Hani Safitri
Kontributor GenSINDO
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
Instagram: @anisyahhani
Nah, kalau kamu merasa punya gejala yang mirip dengan suatu gangguan mental, tindakan yang benar adalah harus meyakini diri sendiri bahwa hal tersebut belum tentu benar.
Kalau dirasa sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, barulah pergi ke tenaga profesional.
“Kalau sudah ke orang yang profesional, barulah kita tahu apakah gejala yang kita rasakan tersebut memang benar gangguan atau tidak. Jangan sekali0kali melakukan self-diagnosis pada kesehatan mental, karena yang bisa mendiagnosis hanya psikiater atau psikolog,” tuturnya.
Anisyah Hani Safitri
Kontributor GenSINDO
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
Instagram: @anisyahhani
(it)
Lihat Juga :