6 Anime dengan Protagonis Bocah Ini Tidak Cocok buat Anak-Anak
Selasa, 22 November 2022 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Puella Magi Madoka Magica terlihat seperti serial gadis ajaib seperti Sailor Moon atau Cardcaptor Sakura. Serial ini menampilkan sederet gadis cilik imut-imut yang ingin menjadi gadis ajaib. Namun, itu hanya sampulnya. Cerita anime ini jauh lebih gelap dan kelam dibanding serial gadis ajaib lainnya. Pendeknya, anime ini tidak pas ditonton anak-anak di bawah usia 15 tahun.
Puella Magi Madoka Magica mengisahkan tentang sekelompok anak SMP, yang dipimpin protagonisnya, Madoka Kaname. Mereka membuat kontrak gaib dengan makhluk alien bernama Kyubei untuk menjadi gadis ajaib. Untuk melawan musuh bernama penyihir, mereka harus mempelajari amarah dan kesengsaraan dengan peran baru mereka. Anime ini mengandung kekerasan dan juga adegan yang tak layak ditonton anak di bawah umur. Tema gelapnya hanya akan dipahami mereka yang telah berusia dewasa.
![6 Anime dengan Protagonis Bocah Ini Tidak Cocok buat Anak-Anak]()
Foto: Slant Magazine
Film produksi Studio Gibli biasanya ramah keluarga dan anak-anak. Grave of the Fireflies punya premis menarik yang mirip dengan drama perang. Tapi, film ini punya makna yang jauh lebih dalam dari itu. Film ini intensif, keras, dan bisa bikin trauma mereka yang menontonnya, terlebih anak-anak. Film ini mengangkat situasi setelah perang yang cukup menghancurkan rakyat Jepang.
Anime ini berkisah tentang dua kakak beradik, Seita dan Setsuko, yang menjadi yatim piatu setelah orangtuanya tewas dalam pemboman di Perang Dunia II. Sejak itulah, mereka pun harus bertahan hidup di tengah kondisi ekonomi yang porak poranda. Cara mereka bertahan hidup dan trauma akibat perang inilah yang menjadi inti cerita anime ini. Makna ceritanya hanya bisa ditelaah mereka yang telah dewasa. Sementara, bagi anak-anak, anime ini terlalu keras dan intensif. Orang dewasa yang pernah menonton film ini bahkan masih trauma karenanya.
![6 Anime dengan Protagonis Bocah Ini Tidak Cocok buat Anak-Anak]()
Foto: Epicstream
Made in Abyss menampilkan karakter anak kecil imut-imut. Tapi, serial ini sama sekali bukan untuk anak-anak. Alih-alih, anime ini punya tema yang lebih dewasa dan tidak akan dinikmati anak kecil, terutama mereka yang berusia di bawah 15 tahun. Anak-anak bahkan mungkin bosan dan tidak bisa menikmati cerita anime ini. Selain itu, anime dipenuhi adegan kekerasan, gore, seksual dan ketelanjangan yang tak layak ditonton anak-anak.
Made in Abyss berkisah tentang tiga anak cilik bernama Riko, Reg, dan Nanachi yang pergi ke Abyss. Semakin mereka menuruni Abyss, mereka semakin turun ke kegelapan. Riko pergi ke Abyss yang membawa mereka jauh ke dalam bumi demi menemukan ibunya. Premisnya memang terlihat sederhana, tapi setelah beberapa episode, orang akan tahu betapa kelamnya anime ini dan sama sekali tidak cocok untuk anak-anak.
Puella Magi Madoka Magica mengisahkan tentang sekelompok anak SMP, yang dipimpin protagonisnya, Madoka Kaname. Mereka membuat kontrak gaib dengan makhluk alien bernama Kyubei untuk menjadi gadis ajaib. Untuk melawan musuh bernama penyihir, mereka harus mempelajari amarah dan kesengsaraan dengan peran baru mereka. Anime ini mengandung kekerasan dan juga adegan yang tak layak ditonton anak di bawah umur. Tema gelapnya hanya akan dipahami mereka yang telah berusia dewasa.
4. Grave of the Fireflies

Foto: Slant Magazine
Film produksi Studio Gibli biasanya ramah keluarga dan anak-anak. Grave of the Fireflies punya premis menarik yang mirip dengan drama perang. Tapi, film ini punya makna yang jauh lebih dalam dari itu. Film ini intensif, keras, dan bisa bikin trauma mereka yang menontonnya, terlebih anak-anak. Film ini mengangkat situasi setelah perang yang cukup menghancurkan rakyat Jepang.
Anime ini berkisah tentang dua kakak beradik, Seita dan Setsuko, yang menjadi yatim piatu setelah orangtuanya tewas dalam pemboman di Perang Dunia II. Sejak itulah, mereka pun harus bertahan hidup di tengah kondisi ekonomi yang porak poranda. Cara mereka bertahan hidup dan trauma akibat perang inilah yang menjadi inti cerita anime ini. Makna ceritanya hanya bisa ditelaah mereka yang telah dewasa. Sementara, bagi anak-anak, anime ini terlalu keras dan intensif. Orang dewasa yang pernah menonton film ini bahkan masih trauma karenanya.
3. Made in Abyss

Foto: Epicstream
Made in Abyss menampilkan karakter anak kecil imut-imut. Tapi, serial ini sama sekali bukan untuk anak-anak. Alih-alih, anime ini punya tema yang lebih dewasa dan tidak akan dinikmati anak kecil, terutama mereka yang berusia di bawah 15 tahun. Anak-anak bahkan mungkin bosan dan tidak bisa menikmati cerita anime ini. Selain itu, anime dipenuhi adegan kekerasan, gore, seksual dan ketelanjangan yang tak layak ditonton anak-anak.
Made in Abyss berkisah tentang tiga anak cilik bernama Riko, Reg, dan Nanachi yang pergi ke Abyss. Semakin mereka menuruni Abyss, mereka semakin turun ke kegelapan. Riko pergi ke Abyss yang membawa mereka jauh ke dalam bumi demi menemukan ibunya. Premisnya memang terlihat sederhana, tapi setelah beberapa episode, orang akan tahu betapa kelamnya anime ini dan sama sekali tidak cocok untuk anak-anak.
Lihat Juga :