Bantu Korban Gempa Cianjur, Menkes Siagakan Ruang Operasi di Rumah Sakit

Kamis, 24 November 2022 - 08:45 WIB
loading...
Bantu Korban Gempa Cianjur, Menkes Siagakan Ruang Operasi di Rumah Sakit
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan korban gempa Cianjur mendapat pertolongan medis. Sejumlah rumah sakit pun sudah disiagakan. Foto/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan korban gempa Cianjur , Jawa Barat mendapat pertolongan medis. Sejumlah rumah sakit pun sudah disiagakan untuk memberikan pertolongan terbaik bagi para korban.

Sejauh ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengidentifikasi jumlah pasien luka berat sebanyak 474 orang dan pasien luka ringan sekitar 1.800 orang. Menkes pun meminta agar tenaga kesehatan fokus kepada korban luka berat.

"Pasien luka berat yang berjumlah 474 itu, 140 orang di antaranya sudah dirujuk ke rumah sakit di wilayah sekitar seperti Bogor, Sukabumi, dan Bandung,” kata Menkes dalam siaran resminya dikutip Kamis (24/11/2022).

Saat mengunjungi korban gempa Cianjur, Menkes melihat kurangnya ruang operasi di rumah sakit. Di mana Rumah Sakit Bhayangkara tersedia satu ruang operasi dan di RSUD Sayang ada delapan ruang operasi. Menurutnya, ruangan operasi bisa dipakai namun perlu sedikit perbaikan.

Baca Juga: Menkes Budi Klaim GGA Sudah Selesai: Kasusnya Turun Drastis

"Jadi sebenarnya sudah cukup ada 15 ruang operasi kalau masing-masing ruang operasi menargetkan 10 kali tindakan. Artinya dalam sehari bisa ada 150 orang yang dioperasi. Dengan demikian 334 pasien bisa selesai dalam 3 hari sampai 4 hari,” jelas Menkes.

Di sisi lain, Kemenkes telah memobilisasi sejumlah tenaga kesehatan dari bidang kedokteran dan tenaga kesehatan (Biddokes) 22 tenaga kesehatan dan satu ambulans dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, 26 tenaga kesehatan dan tiga ambulans.

Kemenkes juga memobilisasi logistik kesehatan berupa tenda rangka ukuran 6×12 meter, velbed, kit operasional HEOC, obat-obatan, masker, masker anak, APD, oksigen konsentrator, antigen kit, emergency kit, handscoon, body bag, pampers dewasa dan anak, paket kesling, family.

Kemudian RSUP Hasan Sadikin siap mengirimkan tim dan menyiapkan UGD untuk melayani pasien dari Cianjur, dari IDI tiga dokter spesialis bedah, satu tim medis dan satu ambulans, dari Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) tiga dokter spesialis bedah ortopedi, dan lima petugas PSC (Public Safety Center) 119.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Menkes Budi: Subvarian Omicron XBB Sudah 80 Persen di Batam
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1570 seconds (11.252#12.26)