Review Sadako DX: Kisah Legenda Hantu Sadako dengan Plot Twist
Jum'at, 25 November 2022 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Tentu saja, ada orang yang tak setuju dengan opini Ayaka. Dia adalah peramal bernama Master Kenshin (Hiroyuki Ikeuchi). Untuk membuktikan bahwa pendapat Ayaka salah, Master Kenshin memberikan salinan dari video Sadako keluar dari sumur.
Ayaka ogah menonton video itu. Namun malangnya, sang adik yaitu Futuba (Yuki Yagi) diam-diam menontonnya. Dari sini, Futuba mulai berhalusinasi, dan semakin banyak kejadian aneh terjadi membuat Ayaka mulai percaya pada legenda kutukan Sadako.
![Review Sadako DX: Kisah Legenda Hantu Sadako dengan Plot Twist]()
Foto: Kadokawa Pictures
Dari sini, secara keseluruhan cerita Sadako DX memang kelihatannya sama saja dengan film-film The Ring lainnya. Namun seiring cerita bergerak, penonton akan menemukan 'keanehan-keanehan' dari film ini.
Pertama, Sadako DX tampaknya sengaja memakai gaya sinematografi yang terkesan murahan, layaknya film yang minim bujet. Bahkan tampilan Sadako pun tak semengerikan sebelumnya. Sekilas, atmosfernya seperti film b-movie.
Namun perlu digarisbawahi, ini bukan berarti filmnya tidak bikin jantung dag-dig-dug. Percayalah, teror Sadako di sini tetap mengerikan.
Namun di tengah-tengah horor itu, penonton akan menyadari bahwa Sadako DX mau melucu dengan menempatkan karakter konyol Oji Maeda (Kazuma Kawamura). Kelakuan cenayang muda ini sering sekali dibikin garing dan slapstick. Penonton akan tetap tertawa, baik saat leluconnya tak lucu maupun saat ia benar-benar lucu.
Karakter lainnya yang membuat Sadako DX makin jadi seperti film komedi dibanding film horor adalah kehadiran pria misterius yang selalu membantu Ayaka dalam memecahkan kutukan yang menimpa Futaba. Saat ia bertemu dengan Oji, lengkaplah sudah tawa penonton.
Ayaka ogah menonton video itu. Namun malangnya, sang adik yaitu Futuba (Yuki Yagi) diam-diam menontonnya. Dari sini, Futuba mulai berhalusinasi, dan semakin banyak kejadian aneh terjadi membuat Ayaka mulai percaya pada legenda kutukan Sadako.

Foto: Kadokawa Pictures
Dari sini, secara keseluruhan cerita Sadako DX memang kelihatannya sama saja dengan film-film The Ring lainnya. Namun seiring cerita bergerak, penonton akan menemukan 'keanehan-keanehan' dari film ini.
Pertama, Sadako DX tampaknya sengaja memakai gaya sinematografi yang terkesan murahan, layaknya film yang minim bujet. Bahkan tampilan Sadako pun tak semengerikan sebelumnya. Sekilas, atmosfernya seperti film b-movie.
Namun perlu digarisbawahi, ini bukan berarti filmnya tidak bikin jantung dag-dig-dug. Percayalah, teror Sadako di sini tetap mengerikan.
Namun di tengah-tengah horor itu, penonton akan menyadari bahwa Sadako DX mau melucu dengan menempatkan karakter konyol Oji Maeda (Kazuma Kawamura). Kelakuan cenayang muda ini sering sekali dibikin garing dan slapstick. Penonton akan tetap tertawa, baik saat leluconnya tak lucu maupun saat ia benar-benar lucu.
Karakter lainnya yang membuat Sadako DX makin jadi seperti film komedi dibanding film horor adalah kehadiran pria misterius yang selalu membantu Ayaka dalam memecahkan kutukan yang menimpa Futaba. Saat ia bertemu dengan Oji, lengkaplah sudah tawa penonton.
Lihat Juga :