Fintech dalam Kehidupan Sehari-hari Gen Z, Ini Manfaatnya
Jum'at, 25 November 2022 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Seorang konsumen, I Kadek Dipa Samara Kharisma, yang diwawancarai via Google Meet, merasakan beberapa manfaatfintechyang ia rasakan. Menurutnya,fintechmampu memfasilitasi transaksi dengan harga yang lebih murah bahkan tanpa tambahan biaya apa pun.
Selain itu, pilihan yang lebih banyak memberikan konsumen ruang untuk memilih aplikasifintechyang ingin digunakan sesuai dengan keperluan dan keinginan. Beberapa aplikasidigital payment systemyang banyak digunakan adalah OVO, DANA, dan GoPay.
Aplikasi-aplikasi ini tentunya sudah tidak asing lagi digunakan oleh generasi muda. Tidak hanya memfasilitasi transfer ke sesama pengguna aplikasi, aplikasi-aplikasi ini juga dapat digunakan untuk pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
Perkembanganfintechyang kian pesat mendorong Bank Indonesia untuk melakukan upaya dalam menjaga ketertiban lalu lintas pembayaran terkait denganfintech. Bank Indonesia memastikan adanya perlindungan terhadap konsumen, sehingga seluruh data dan informasi konsumen dijamin aman.
Bank Indonesia juga mewajibkan setiap pelaku usaha untuk mematuhi peraturan makroprudensial, mengetahui lebih dalam mengenai pasar keuangan, dan memanfaatkan sistem pembayaran sebagai pendukung operasi dan keamanan siber untuk menjaga data dan informasi konsumen. Selain itu, Bank Indonesia juga melakukan pengawasan dan penilaian terhadap kegiatan usaha yang melibatkanfintechdan sistem pembayaran berbasis digital.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kegiatan Indonesia Fintech Summit 2022 yang diadakan di Padma Resort Legian pada 11 November lalu, mengatakan bahwa Covid-19 mempercepat digitalisasi di Indonesia. Secara tidak langsung, digitalisasi di Indonesia juga mempengaruhi percepatan pertumbuhanfintechyang mampu mendukung literasi keuangan digital dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Selain itu, pilihan yang lebih banyak memberikan konsumen ruang untuk memilih aplikasifintechyang ingin digunakan sesuai dengan keperluan dan keinginan. Beberapa aplikasidigital payment systemyang banyak digunakan adalah OVO, DANA, dan GoPay.
Aplikasi-aplikasi ini tentunya sudah tidak asing lagi digunakan oleh generasi muda. Tidak hanya memfasilitasi transfer ke sesama pengguna aplikasi, aplikasi-aplikasi ini juga dapat digunakan untuk pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
Perkembanganfintechyang kian pesat mendorong Bank Indonesia untuk melakukan upaya dalam menjaga ketertiban lalu lintas pembayaran terkait denganfintech. Bank Indonesia memastikan adanya perlindungan terhadap konsumen, sehingga seluruh data dan informasi konsumen dijamin aman.
Bank Indonesia juga mewajibkan setiap pelaku usaha untuk mematuhi peraturan makroprudensial, mengetahui lebih dalam mengenai pasar keuangan, dan memanfaatkan sistem pembayaran sebagai pendukung operasi dan keamanan siber untuk menjaga data dan informasi konsumen. Selain itu, Bank Indonesia juga melakukan pengawasan dan penilaian terhadap kegiatan usaha yang melibatkanfintechdan sistem pembayaran berbasis digital.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kegiatan Indonesia Fintech Summit 2022 yang diadakan di Padma Resort Legian pada 11 November lalu, mengatakan bahwa Covid-19 mempercepat digitalisasi di Indonesia. Secara tidak langsung, digitalisasi di Indonesia juga mempengaruhi percepatan pertumbuhanfintechyang mampu mendukung literasi keuangan digital dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Lihat Juga :