Indonesia Fintech Summit Dorong Inklusi Keuangan
Sabtu, 26 November 2022 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Bank Indonesia telah melakukan kerja sama dengan beberapa bank sentral dari negara lain yang berada di wilayah Asia Tenggara antara lain Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Dari pembahasan pada dengan negara-negara tersebut, penggunaan QRIS yang merupakan QR pembayaran nontunai bisa digunakan di masing-masing negara dalam melakukan transaksi. Hal ini merupakan dampak dari adanya digitalisasi, khususnya digitalisasi dalam bidang keuangan.
Terkait penguatan sektor keuangan digital, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani mengatakan saat ini Otoritas Jasa Keuangan berkolaborasi dengan seluruh elemen ekosistem keuangan digital untuk mempersiapkan infrastruktur. Infrastruktur yang dapat mendukung ekosistem keuangan digital adalah Electronic-Know Your Customer (e-KYC), tanda tangan elektronik, digital ID, serta perangkat keamanan siber yang diyakini mampu meningkatkan tata kelola dan tingkat keamanan dalam bertransaksi secara digital.
Di sisi lain masyarakat juga harus dipersiapkan dengan literasi keuangan digital yang memadai sehingga masyarakat paham akan risiko-risiko dalam bertransaksi melalui produk dan layanan keuangan digital. Peran asosiasi juga cukup sentral di kedua sisi.
Dari pembahasan di atas, harapan dengan adanya IFS maupun Bulan Fintech Nasional (BFN) kali ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan yang signifikan Khususnya untuk mengoptimalkan potensi industrifintechyang berasal dari kebutuhan riil masyarakat.
GenBI
Ripan
Universitas Pendidikan Nasional
Terkait penguatan sektor keuangan digital, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani mengatakan saat ini Otoritas Jasa Keuangan berkolaborasi dengan seluruh elemen ekosistem keuangan digital untuk mempersiapkan infrastruktur. Infrastruktur yang dapat mendukung ekosistem keuangan digital adalah Electronic-Know Your Customer (e-KYC), tanda tangan elektronik, digital ID, serta perangkat keamanan siber yang diyakini mampu meningkatkan tata kelola dan tingkat keamanan dalam bertransaksi secara digital.
Di sisi lain masyarakat juga harus dipersiapkan dengan literasi keuangan digital yang memadai sehingga masyarakat paham akan risiko-risiko dalam bertransaksi melalui produk dan layanan keuangan digital. Peran asosiasi juga cukup sentral di kedua sisi.
Dari pembahasan di atas, harapan dengan adanya IFS maupun Bulan Fintech Nasional (BFN) kali ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan yang signifikan Khususnya untuk mengoptimalkan potensi industrifintechyang berasal dari kebutuhan riil masyarakat.
GenBI
Ripan
Universitas Pendidikan Nasional
(ita)
Lihat Juga :