alexametrics

Kaca Polos vs Kaca Tempered

loading...
Kaca Polos vs Kaca Tempered
Photo/Istimewa
A+ A-
Kaca selalu berhasil membuat  hunian tampil modern dan  futuristik. Namun, sebaliknya  bila salah pilih kaca dan ukuran,  hunian bisa tampak kacau. 

Selain dapat memberi kesan  modern pada hunian, kaca juga  dapat menjadi aset pemilik  rumah tersebut karena sifat  kaca yang fleksibel, yakni  mudah dipindah-tempatkan. 

Kaca polos adalah jenis kaca  transparan yang memiliki sifat  bersih dan bebas distorsi. Kaca  polos ditampilkan tidak  berwarna sehingga mampu menembus  cahaya lebih dari 90% ke dalam ruangan. 

“Sifatnya yang tembus pandang membuat  kesan ruang tampak lebih luas karena  view dari luar bisa terlihat dengan  jelas,” ucap Yohannes Yulianto, penyedia  kaca tempered dari Yuliaglass, saat ditanya  KORAN SINDO mengenai material kaca  yang semakin diminati dari tahun ke  tahun.  Yohanes bukan satu-satunya pengusaha  kaca yang merasakan dampak ketenaran  kaca. Hal ini pun dipertegas oleh  Otniel Hia, pemilik Owan Glass, spesialis  kaca dan kusen alumunium.



“Kaca itu  mampu memberikan kesan modern dan  membuat hunian tampil lebih berkelas,”  ucapnya.  Memang material kaca selalu berhasil  memberikan kesan modern dan futuristik  pada hunian. Terlebih efek yang diciptakan  kaca dapat membuat hunian sempit  tampil lebih luas. Efek inilah yang banyak  disukai pemilik rumah dan para profesional.  Karena itu, permintaan pasar terhadap  kaca pun terus bertambah.

“Kalau pindah  rumah, cukup lepas saja kaca dari  rangkanya, kemudian pindahkan ke lokasi  baru, sangat simpel dan mudah,” kata  Otniel.  Saat ini material transparan ini hadir  dalam beragam jenis dan ketebalan yang  dapat diaplikasikan, baik untuk rumah  tinggal maupun gedung bertingkat.  Namun, jenis kaca polos atau float glass  dan kaca tempered adalah jenis kaca yang  paling banyak diaplikasikan untuk hunian. 

Kaca polos dapat diaplikasikan untuk  segala jenis penggunaan yang tidak bergerak,  seperti partisi atau penyekat, kaca  etalase, kaca furnitur, akuarium, dinding  dekorasi, lemari, dan sebagainya. Untuk  harga kaca polos, jauh lebih terjangkau,  bergantung pada pemesanannya.  Adapun kaca tempered adalah kaca  biasa yang dipanaskan hingga suhu 5.000  derajat Celsius, kemudian didinginkan  secara mendadak dengan menyemprotkan  uap air.

Tujuannya untuk menghasilkan  kaca yang kuat dan mampu  tahan terhadap benturan benda keras.  Terbukti kaca ini memiliki kekuatan 3  sampai 4 kali lebih kuat daripada jenis  kaca biasa.  Kaca tempered memiliki karakter yang  aman digunakan karena bila terjadi benturan  keras, tidak langsung pecah  berkeping-keping, melainkan akan membentuk  gumpalan tumpul, setelah itu  jatuh secara serentak.

Bila Anda memiliki  anak kecil, tentu kaca tempered sangat  dianjurkan.  Tingkat keamanan dan kekuatannya  yang tinggi membuat kaca tempered dapat  digunakan untuk segala jenis aplikasi hunian,  baik benda bergerak maupun benda  diam seperti partisi dan pengisi furnitur.  Untuk harga, tentunya kaca tempered terbilang  cukup mahal bila dibandingkan  dengan kaca polos.

Hal ini karena sistem  pembuatan dan lapisannya yang jauh  berbeda.  Otniel menambahkan, ketebalan kaca  dapat disesuaikan dengan kebutuhan sang  pemilik hunian. Oleh karena itu, sebelum  mengaplikasikan, ada baiknya Anda mengenal  jenis kebutuhan terlebih dahulu  sehingga memudahkan dalam memilih  material kaca. 

Aprilia s andyna
(ars)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak