Kemenkes Ungkap Tingkat Kematian Akibat Covid-19: Lebih Banyak Lansia yang Belum Divaksin
Sabtu, 03 Desember 2022 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data sejak 4 Oktober sampai 21 November 2022, dijelaskan memang didominasi kelompok lansia. Dengan status belum melakukan vaksinasi Covid-19, berikut rinciannya:
- 60 tahun lebih: 51% meninggal belum divaksin, 7% meninggal baru dosis 1, 24% dosis 2, 18% Booster.
- 50 sampai 60 tahun: 41% belum vaksin, 9% vaksin dosis 1, 29% vaksin dosis 2, dan 21% Booster.
- 16 sampai 49 tahun: 38% belum vaksin, 11% vaksin dosis 1, 33% vaksin dosis 2 dan 18% Booster
- 0 sampai 18 tahun: 72% belum vaksin, dan 21 vaksin dosis 2
Sementara itu, data pasien meninggal pada tanggal yang sama, berdasarkan status vaksinasi Covid-19. Dikatakan didominasi oleh mereka yang belum pernah vaksinasi Covid-19, berikut rinciannya:
- Booster, sebanyak 442 orang atau 18%
- Vaksin dosis 2, sebanyak 647 orang atau 26%
- Vaksin dosis 1, sebanyak 189 orang atau 8%, dan
- Belum vaksin, sebanyak 1.171 orang atau 48%
"18% pasien yang meninggal dirawat tadi itu tidak atau belum dibooster ya. Sedangkan divaksin 2 itu 26% dan belum divaksinasi ada 48%, berarti sangat tinggi," jelas dr Syahril.
- 60 tahun lebih: 51% meninggal belum divaksin, 7% meninggal baru dosis 1, 24% dosis 2, 18% Booster.
- 50 sampai 60 tahun: 41% belum vaksin, 9% vaksin dosis 1, 29% vaksin dosis 2, dan 21% Booster.
- 16 sampai 49 tahun: 38% belum vaksin, 11% vaksin dosis 1, 33% vaksin dosis 2 dan 18% Booster
- 0 sampai 18 tahun: 72% belum vaksin, dan 21 vaksin dosis 2
Sementara itu, data pasien meninggal pada tanggal yang sama, berdasarkan status vaksinasi Covid-19. Dikatakan didominasi oleh mereka yang belum pernah vaksinasi Covid-19, berikut rinciannya:
- Booster, sebanyak 442 orang atau 18%
- Vaksin dosis 2, sebanyak 647 orang atau 26%
- Vaksin dosis 1, sebanyak 189 orang atau 8%, dan
- Belum vaksin, sebanyak 1.171 orang atau 48%
"18% pasien yang meninggal dirawat tadi itu tidak atau belum dibooster ya. Sedangkan divaksin 2 itu 26% dan belum divaksinasi ada 48%, berarti sangat tinggi," jelas dr Syahril.
(hri)
Lihat Juga :