Milad ke-IX, DFI Anugerahkan Dua Demi Film Indonesia Award
Kamis, 08 Desember 2022 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu KCM juga menyediakan sarana kuliner lengkap untuk keluarga. Positioning KCM sebagai alternatif tempat hiburan dengan harga terjangkau, yang memang tidak banyak ditawarkan untuk tingkat Kabupaten saat ini. Dalam bahasa sederhananya, KCM menjadi Alun-Alun di setiap Kabupaten atau sebagai Taman Hiburan Rakyat (THR) yang menjadi destinasi keluarga," paparnya lugas.
Sebagai produser film selama lebih dari 15 tahun, Yoen K menyadari distribusi film masih terfokus di kota-kota besar saja. Perlu sebuah upaya besar untuk memulai penyebaran bioskop di tingkat Kabupaten secara terarah dan profesional. Dengan menggandeng pengusaha muda Larry Wijaya, dan dibantu Sudiadi yang juga memiliki banyak pengalaman di dalam bisnis film nasional.
KCM mulai didirikan tahun 2017, dengan lokasi pertama di Kabupaten Bekasi dan terus berlanjut di kabupaten lainnya di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. KCM tetap fokus dengan positioningnya sebagai sarana hiburan lengkap untuk keluarga, dengan gerbang terdepannya adalah bioskop. Prioritas KCM tetap Kabupaten yang masih belum memiliki bioskop.
Sementara itu, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbud Ristek Republik Indonesia, Ahmad Mahendra mengapresiasi DFI sebagai sentra sinergi dalam rangka memajukan ekosistem industri perfilman tanah air.
"Saya harap lanjutkan saja dan sangat membantu pemerintah, apalagi dFI ingin 2023 mendatang memanfaatkan Videotron kementerian dan lembaga negara untuk ikut memutar trailer film-film baru, saya dari pihak pemerintah tentu mendukung hal ini demi memberikan ruang yang muaranya untuk perkembangan industri perfilman tanah air," ucapnya disambut riuh produser seperti Harry (Makelar Doa), Sumi Muin-Main Pictures, Hartawan (Imperial Pictures), Toto Sugriwo (Lantai 4) dan lainnya.
Sebagai produser film selama lebih dari 15 tahun, Yoen K menyadari distribusi film masih terfokus di kota-kota besar saja. Perlu sebuah upaya besar untuk memulai penyebaran bioskop di tingkat Kabupaten secara terarah dan profesional. Dengan menggandeng pengusaha muda Larry Wijaya, dan dibantu Sudiadi yang juga memiliki banyak pengalaman di dalam bisnis film nasional.
KCM mulai didirikan tahun 2017, dengan lokasi pertama di Kabupaten Bekasi dan terus berlanjut di kabupaten lainnya di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. KCM tetap fokus dengan positioningnya sebagai sarana hiburan lengkap untuk keluarga, dengan gerbang terdepannya adalah bioskop. Prioritas KCM tetap Kabupaten yang masih belum memiliki bioskop.
Sementara itu, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbud Ristek Republik Indonesia, Ahmad Mahendra mengapresiasi DFI sebagai sentra sinergi dalam rangka memajukan ekosistem industri perfilman tanah air.
"Saya harap lanjutkan saja dan sangat membantu pemerintah, apalagi dFI ingin 2023 mendatang memanfaatkan Videotron kementerian dan lembaga negara untuk ikut memutar trailer film-film baru, saya dari pihak pemerintah tentu mendukung hal ini demi memberikan ruang yang muaranya untuk perkembangan industri perfilman tanah air," ucapnya disambut riuh produser seperti Harry (Makelar Doa), Sumi Muin-Main Pictures, Hartawan (Imperial Pictures), Toto Sugriwo (Lantai 4) dan lainnya.
(hri)
Lihat Juga :