10 Film Superhero dari Terjelek sampai Terbaik di Sepanjang 2022
Senin, 12 Desember 2022 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya, Samaritan tidak menonjol di lanskap film superhero yang berpenduduk padat. Sementara cerita tentang “orang tangguh” tua yang bekerja dengan seorang anak selalu menarik jantung penonton, template ini sudah digunakan dengan lebih baik di tempat lain. Film ini mengingatkan pada Road to Perdition-nya Tom Hanks dalam versi superhero. Tapi, perbandingan ini tidaklah pas.
![10 Film Superhero dari Terjelek sampai Terbaik di Sepanjang 2022]()
Foto: Marvel
Penggemar dan kritikus punya masalah yang sama dengan Thor: Love and Thunder, yaitu terlalu banyak lelucon. Biasanya, itu bukanlah masalah, terutama karena jelas kalau itu bukan masalah di Thor: Ragnarok. Tapi, film ini ditayangkan ketika MCU sudah dituduh mengubah pahlawan yang biasanya serius menjadi karikatur.
Love and Thunder juga menghadapi tuduhan CGI jelek. Tapi, meng-casting sejumlah aktor bagus membantu film ini sukses. Dikenal selalu memberikan penampilan kuat, Christian Bale dengan bahagia mengemban beban film itu sebagai Gorr ketika yang lain di sekitarnya melakukan yang terbaik dengan skrip yang agak tidak teratur. Thor: Love and Thunder bisa ditonton di Disney+ Hotstar.
![10 Film Superhero dari Terjelek sampai Terbaik di Sepanjang 2022]()
Foto: CNN
Plot DC League of Super-Pets tentang salah satu penjahat paling ikonis Superman yang menculik anggota Justice League dijamin akan membuat penggemar senang. Begitu juga dengan casting Dwayne Johnson dan Kevin Hart. Seperti yang diharapkan, chemistry-nya sangat bisa dilihat.
Secara umum, kualitas DC League of Super-Pets ditingkatkan oleh animasi bagus yang bisa dinikmati kaum dewasa muda, dengan dialog cerdas untuk orang dewasa, dan penampilan cameo dari sejumlah karakter DC favorit penggemar. Film ini beruntung dari ekspektasi biasa karena tidak ada yang berharap ada film yang berfokus pada hewan berkuatan super seperti Krypto si Anjing Super mengubah wajah sinema. Penggemar mendapatkan apa yang mereka mau di sini, yang lebih sulit ketimbang kedengarannya. DC League of Super-Pets bisa ditonton di HBO Go.
![10 Film Superhero dari Terjelek sampai Terbaik di Sepanjang 2022]()
Foto: IMDb
Dalam hal tone dan kualitas, Doctor Strange 2 memenuhi dan melampaui ekspektasi sebagian besar penggemar. Banyak yang berharap Sam Raimi akan membawa banyak kekaguman seperti yang dia lakukan pada trilogi Spider-Man di awal 2000-an. Sinematografi dan rangkaian aksinya adalah semua yang diharapkan penggemar.
Sutradara Multiverse of Madness itu juga mengejutkan semua orang dengan film superhero bernuansa horor. Raimi dikenal atas film-film Evil Dead-nya dan formula horo belum pernah bersinar di MCU. Tanpa jump scare, penonton juga disuguhi penampilan ciamik dari Elizabeth Olsen. Semua itu menambah bobot film yang sukses di box office ini. Doctor Strange in the Multiverse of Madness bisa ditonton di Disney+ Hotstar.
![10 Film Superhero dari Terjelek sampai Terbaik di Sepanjang 2022]()
Foto: Vanity Fair
Selama di sebagian besar durasinya, Black Panther: Wakanda Forever terasa seperti tribute untuk seorang bintang yang gugur. Menghormati Chadwick Boseman adalah langkah hangat di lanskap Hollywood yang sering memilih meng-casting ulang aktor yang meninggal dunia. Paling tidak, mereka menambahkan dedikasi di opening dan kredit penutup film.
7. Thor: Love and Thunder — 64%

Foto: Marvel
Penggemar dan kritikus punya masalah yang sama dengan Thor: Love and Thunder, yaitu terlalu banyak lelucon. Biasanya, itu bukanlah masalah, terutama karena jelas kalau itu bukan masalah di Thor: Ragnarok. Tapi, film ini ditayangkan ketika MCU sudah dituduh mengubah pahlawan yang biasanya serius menjadi karikatur.
Love and Thunder juga menghadapi tuduhan CGI jelek. Tapi, meng-casting sejumlah aktor bagus membantu film ini sukses. Dikenal selalu memberikan penampilan kuat, Christian Bale dengan bahagia mengemban beban film itu sebagai Gorr ketika yang lain di sekitarnya melakukan yang terbaik dengan skrip yang agak tidak teratur. Thor: Love and Thunder bisa ditonton di Disney+ Hotstar.
6. DC League of Super-Pets — 73%

Foto: CNN
Plot DC League of Super-Pets tentang salah satu penjahat paling ikonis Superman yang menculik anggota Justice League dijamin akan membuat penggemar senang. Begitu juga dengan casting Dwayne Johnson dan Kevin Hart. Seperti yang diharapkan, chemistry-nya sangat bisa dilihat.
Secara umum, kualitas DC League of Super-Pets ditingkatkan oleh animasi bagus yang bisa dinikmati kaum dewasa muda, dengan dialog cerdas untuk orang dewasa, dan penampilan cameo dari sejumlah karakter DC favorit penggemar. Film ini beruntung dari ekspektasi biasa karena tidak ada yang berharap ada film yang berfokus pada hewan berkuatan super seperti Krypto si Anjing Super mengubah wajah sinema. Penggemar mendapatkan apa yang mereka mau di sini, yang lebih sulit ketimbang kedengarannya. DC League of Super-Pets bisa ditonton di HBO Go.
5. Doctor Strange in the Multiverse of Madness — 74%

Foto: IMDb
Dalam hal tone dan kualitas, Doctor Strange 2 memenuhi dan melampaui ekspektasi sebagian besar penggemar. Banyak yang berharap Sam Raimi akan membawa banyak kekaguman seperti yang dia lakukan pada trilogi Spider-Man di awal 2000-an. Sinematografi dan rangkaian aksinya adalah semua yang diharapkan penggemar.
Sutradara Multiverse of Madness itu juga mengejutkan semua orang dengan film superhero bernuansa horor. Raimi dikenal atas film-film Evil Dead-nya dan formula horo belum pernah bersinar di MCU. Tanpa jump scare, penonton juga disuguhi penampilan ciamik dari Elizabeth Olsen. Semua itu menambah bobot film yang sukses di box office ini. Doctor Strange in the Multiverse of Madness bisa ditonton di Disney+ Hotstar.
4. Black Panther: Wakanda Forever — 84%

Foto: Vanity Fair
Selama di sebagian besar durasinya, Black Panther: Wakanda Forever terasa seperti tribute untuk seorang bintang yang gugur. Menghormati Chadwick Boseman adalah langkah hangat di lanskap Hollywood yang sering memilih meng-casting ulang aktor yang meninggal dunia. Paling tidak, mereka menambahkan dedikasi di opening dan kredit penutup film.
Lihat Juga :