Ibu yang Alami Depresi Perinatal Berisiko Pengaruhi Anak

Sabtu, 11 Juli 2020 - 01:21 WIB
loading...
Ibu yang Alami Depresi...
Anak-anak dari ibu yang mengalami depresi perinatal memiliki risiko 70% lebih tinggi terkena depresi pada masa remaja dan dewasa. / Foto: ilustrasi/Pharmaceutical Journal
A A A
JAKARTA - Anak-anak dari ibu yang mengalami depresi perinatal memiliki risiko 70% lebih tinggi terkena depresi pada masa remaja dan dewasa. Hal ini diungkapkan melalui studi baru yang diterbitkan di JAMA Network Open.

(Baca juga: Kenali Gejala Serangan Jantung karena Bisa Berakibat Fatal )

Dalam studi tersebut, para peneliti di Inggris dan Amerika Utara memeriksa data yang dikumpulkan dari hampir 16.000 pasangan ibu-anak. Di mana anak-anak yang terlibat dalam penelitian ini berusia 12 tahun ke atas.

Seperti dilansir Healthline, hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja perempuan memiliki risiko depresi 6% lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki yang ibunya mengalami depresi perinatal.

Studi ini menunjukkan bahwa penelitian tambahan tentang mekanisme penularan risiko depresi dan penilaian pengurangan risiko postinterventional dapat membuka jalan bagi strategi baru untuk mengurangi risiko gangguan depresi selama kehamilan.

"Depresi perinatal tidak cukup dibicarakan dan masih ada banyak stigma yang melekat padanya," kata Dr. Roseann Capanna-Hodge, seorang psikolog dan pakar kesehatan mental anak-anak yang berbasis di Connecticut dan New York.

Depresi perinatal mengacu pada episode depresi selama kehamilan (depresi antenatal) atau dalam waktu 12 bulan setelah kehamilan (depresi pascanatal). Gangguan suasana hati ini berkisar dari ringan hingga parah dan dapat disembuhkan, menurut National Institute of Mental Health.

"Kami melukis gambar bahwa memiliki bayi yang baru lahir adalah sinar matahari dan mawar, tetapi 60-80% ibu baru akan mengalami baby blues dan 10-20% akan mengalami depresi pascapersalinan secara klinis," jelas Capanna-Hodge.

"Untuk ibu baru, mereka merasa bersalah karena sedih setelah memiliki bayi yang sangat mereka inginkan dan beberapa ibu bahkan mungkin tidak mengenali depresi mereka," tambahnya.

(Baca juga: Tips Kehamilan Aman di Masa Pandemi COVID-19 )

Capanna-Hodge memaparkan bahwa penelitian telah menunjukkan kualitas interaksi ibu dan seberapa sensitif seorang ibu terhadap respons anak, memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan otak.

"Lebih khusus lagi, penelitian telah menunjukkan bahwa ketika bayi mencoba untuk terlibat dengan seorang ibu yang menunjukkan pengaruh yang datar dan tidak memberikan cara yang responsif terhadap interaksi bayi, menyebabkan bayi tertekan," paparnya.

Selain itu, depresi ibu diketahui mengganggu perkembangan regulasi emosi bayi. "Meta analisis saat ini melangkah lebih jauh dan menunjukkan implikasi jangka panjang dari depresi perinatal pada kesehatan mental anak," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Maia Estianty Ingatkan...
Maia Estianty Ingatkan Netizen Jangan Desak Syifa Hadju soal Kehamilan: Itu Gak Sopan
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Rekomendasi
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved