Nyeri saat Buang Air Besar Bisa Jadi Tanda Kanker, Kenali Gejalanya
Selasa, 20 Desember 2022 - 10:15 WIB
loading...
Nyeri saat buang air besar bisa menjadi tanda kanker yang harus diwaspadai. Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mungkin merasa sakit dengan sembelit. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Nyeri saat buang air besar bisa menjadi tanda kanker yang harus diwaspadai. Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mungkin merasa sakit dengan sembelit menjadi masalah yang sangat umum.
Diet, stres, dehidrasi, alergi usus, obat-obatan, kehamilan, dan kurang gerak hanyalah beberapa alasan mengapa bisa sembelit. Di mana kondisi ini menyebabkan rasa sakit saat buang air besar, tinja yang keras dan kering, dan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu.
Dilansir dari Express, Selasa (20/12/2022) namun, sembelit dan rasa sakit yang menyertainya terkadang bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius. Kanker anal atau dubur adalah alasan lain mengapa orang mungkin merasa sakit, meskipun ini adalah alasan yang kurang umum.
Kanker dubur terkait dengan human papillomavirus (HPV) yang merupakan infeksi menular seksual yang umum. HPV dianggap sebagai penyebab paling umum dari kanker jenis ini.
Baca Juga: Cegah Kanker Serviks, Kementerian Kesehatan Gencarkan Imunisasi HPV
Kanker dubur lebih sering muncul dengan pendarahan dubur, rasa sakit di sekitar anus dan gatal-gatal. Faktanya, perdarahan dari bawah dianggap sebagai salah satu gejala kanker anal yang paling umum.
Pasien mungkin melihat darah di tinja atau ketika mereka menyeka. Jika melihat darah di tinja, penting untuk memantau kondisi dengan cermat dan mencari bantuan medis dari dokter umum.
Diet, stres, dehidrasi, alergi usus, obat-obatan, kehamilan, dan kurang gerak hanyalah beberapa alasan mengapa bisa sembelit. Di mana kondisi ini menyebabkan rasa sakit saat buang air besar, tinja yang keras dan kering, dan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu.
Dilansir dari Express, Selasa (20/12/2022) namun, sembelit dan rasa sakit yang menyertainya terkadang bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius. Kanker anal atau dubur adalah alasan lain mengapa orang mungkin merasa sakit, meskipun ini adalah alasan yang kurang umum.
Kanker dubur terkait dengan human papillomavirus (HPV) yang merupakan infeksi menular seksual yang umum. HPV dianggap sebagai penyebab paling umum dari kanker jenis ini.
Baca Juga: Cegah Kanker Serviks, Kementerian Kesehatan Gencarkan Imunisasi HPV
Kanker dubur lebih sering muncul dengan pendarahan dubur, rasa sakit di sekitar anus dan gatal-gatal. Faktanya, perdarahan dari bawah dianggap sebagai salah satu gejala kanker anal yang paling umum.
Pasien mungkin melihat darah di tinja atau ketika mereka menyeka. Jika melihat darah di tinja, penting untuk memantau kondisi dengan cermat dan mencari bantuan medis dari dokter umum.
Lihat Juga :