alexa snippet

Barberbox Sediakan Layanan Gratis untuk Wanita

Barberbox Sediakan Layanan Gratis untuk Wanita
Barberbox berangkat dari semangat untuk menjadi contoh untuk orang lain. (Foto-foto: Sindonews/Diandra Caesarlita)
A+ A-
JAKARTA - Saat ini, tak hanya wanita yang senang merawat diri. Pria pun mulai menyadari pentingnya memelihara penampilan mereka. Terinspirasi dengan kesadaran perawatan diri para pria, Muhammad Emyranza, 22, dan sepupunya Triputra Salim, 25, memutuskan untuk mendirikan sebuah bisnis di bidang men’s grooming.

Keduanya lantas membuka sebuah barbershop yang bernama Barberbox. Tempat ini telah buka sejak 2012. “Awalnya, pertengahan 2012 gue terinspirasi sama tukang kebun. Dia intinya nunjukin satu sifat yang nggak biasa, dia kasih tau ke gue kita semua siapapun bisa kasih contoh ke orang banyak. Pada saat itu, gue juga lagi mau buka bisnis, dan gue nyari usaha apa yang cocok untuk merepresentasikan laki-laki. Ternyata rambutlah yang pertama kali dilihat untuk merepresentasikan laki-laki. Akhirnya gue decide untuk buka barbershop,” papar CEO Barberbox Muhammad Emyranza kepada Sindonews belum lama ini.

Mengawali bisnis yang tidak biasa ini, Emyr dan Putra tentu sempat mengalami kendala dan dilema. Terutama jika harus mengubah mindset masyarakat selama ini yang membentuk citra barbershop sebagai tempat cukur rambut yang panas dan jorok. “Awalnya lingkungan melarang. Tapi tetap kita lakukan, dan benar saja. Awal kita buka, selama kurang lebih empat sampai lima bulan itu sepi. Tapi lama kelamaan setelah kita lakukan campaign-campaign untuk memberitahu orang-orang seperti apa manner laki-laki yang sebenarnya, orang lama-lama banyak yang datang,” ujar Emyr.

Barberbox memiliki tagline Where Men Turns Into Gentlemen. “Tagline tersebut ada seribu makna buat kita, bukan cuma penampilan, tapi juga manner,” imbuh Emyr.

Emyr juga menambahkan berbagai kampanye tersebut dilengkapi pula promo yang menarik. “Kita ada promo-promo seperti kalau perempuan potong rambut di sini itu gratis, karena that’s how gent treats women. Laki-laki di sini juga harus bukain pintu buat perempuan. Campaign ini terus berlanjut karena ternyata konsumen suka. Jarang usaha seperti ini (barbershop) yang blow up soal itu (perempuan),” papar pria lulusan Prasetiya Mulya Business School ini.
Suasana Barberbox

Setelah semakin banyak pengunjung yang mulai mengenal dan datang ke Barberbox, akhirnya mencapai usia satu tahun mereka mengalami over demand dan membuka cabang kedua di bilangan Kelapa Gading. Kemudian, di tahun kedua barbershop yang berpusat di Blok S, Jalan Birah 3, Kebayoran Baru, ini membuka cabang ketiganya di kawasan Kemang. Bahkan, di tahun ini Barberbox akan membuka lima cabang lagi untuk melayani para konsumen setianya yang kabarnya selalu mengantre untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari Barberbox.

“Menurut gue, sekecil apapun bisnis itu kalau kita jalani dengan sungguh-sungguh, kita dream big, kita think big, it’s gonna be big. Di sini, yang utama kita berikan pastinya service. Kita juga ada intense training setiap bulan. Kita tawarkan solusi buat konsumen. Apa yang konsumen keluhkan, kita tawarin solusinya, konsultasi. Kita juga jaga kebersihan dan kenyamanan tempat, peralatan yang certified, dan strategic location. Tahun ini rencananya mau expand 5 cabang. Akan ada banyak inovasi baru yang gapernah dilakuin industri grooming sebelumnya yang akan kita lakuin,” papar dia.

Seorang pria tengah cukur rambut di Barberbox

Layanan yang paling digemari oleh konsumen adalah Barberbox Package. Dalam paket tersebut pelanggan dapat menikmati hair consultation untuk tahu potongan rambut seperti apa yang cocok untuk bentuk wajah Anda, kemudian mulai memasuki tahap hair cut, hair wash, kemudian pemakaian hot towel, half body massage, dan yang terakhir pomade applying. Untuk paket lengkap ini Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 65.000. Sedangkan di luar paket, Anda dapat menikmati berbagai perawatan seperti hair cut, massage, hair wash, shaving, dan coloring dengan kisaran harga mulai dari Rp25.000—70.000.

Seorang mahasiswa, Irham Hanifan, 23 mengaku sudah beberapa kali menikmati pelayanan di Barberbox. “Sudah sekitar 5—6 kali. Awalnya tahu dari teman. So far sih pelayanannya bagus, nggak pernah mengecewakan, sesuai yang diharapkan. Nggak pernah meleset jauh juga. Orang-orangnya juga enak, baik. Paling suka yang ada pijetnya, yang package. Soalnya nggak beda jauh sama yang biasa harganya jadi mendingan sekalian. Worth it, nggak mengecewakan, nggak overrated,” tutur Irham.

Barberbox juga selalu menjamin kepuasan pelanggan dengan mengadakan satisfied guarantee free selama dua hari kalau pelanggan merasa kecewa, baik karena menunggu lama, ataupun ada sedikit kesalahan dalam pemotongan rambut. Tak heran jiga barbershop yang satu ini memiliki sekitar 3.500 konsumen setia di setiap bulannya yang terdiri dari 67% pria berusia 17—25 tahun, 3% wanita, dan sisanya adalah anak laki-laki atau pria diatas 25 tahun.

Selain itu, jika pada empat sampai lima bulan pertama Barberbox sempat mengalami sepi pelanggan dengan omzet 12 juta per bulan, bahkan harus berhutang untuk membayar operasional, kini setiap bulannya Barberbox mampu meraup omzet hingga Rp250 juta dari tiga cabang mereka.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top