Orang Non-Diabetes Bisa Picu Kadar Gula Tinggi, Ini Penyebabnya
Sabtu, 07 Januari 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Jika kadar glukosa puasa antara 100-125 mg/dL atau lebih dari 180 mg/dL satu sampai dua jam setelah makan, kondisi tersebut dinamakan hiperglikemia.
Selanjutnya, ada beberapa faktor dapat menyebabkan gula darah menjadi tinggi pada pasien non-diabetes. Beberapa yang paling umum yaitu:
Sindrom Ovarium Polikistik: Di mana Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada wanita, termasuk dalam usia reproduksi.
Ini dapat menyebabkan produksi testosteron, insulin, dan sitokin yang tinggi. Bahkan mereka resisten insulin dan tidak dapat menggunakan semua glukosa dalam darah untuk menghasilkan energi.
Stres: Stres yang tidak dikelola dapat menyebabkan lonjakan tingkat hormon seperti kortisol dan adrenalin. Mereka pada gilirannya meningkatkan kadar gula darah, merupakan respons alami yang sempurna terhadap tekanan emosional yang dialami seseorang.
Selanjutnya, ada beberapa faktor dapat menyebabkan gula darah menjadi tinggi pada pasien non-diabetes. Beberapa yang paling umum yaitu:
Sindrom Ovarium Polikistik: Di mana Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada wanita, termasuk dalam usia reproduksi.
Ini dapat menyebabkan produksi testosteron, insulin, dan sitokin yang tinggi. Bahkan mereka resisten insulin dan tidak dapat menggunakan semua glukosa dalam darah untuk menghasilkan energi.
Stres: Stres yang tidak dikelola dapat menyebabkan lonjakan tingkat hormon seperti kortisol dan adrenalin. Mereka pada gilirannya meningkatkan kadar gula darah, merupakan respons alami yang sempurna terhadap tekanan emosional yang dialami seseorang.
Lihat Juga :