5 Penyanyi Solo Pria Indonesia dengan Tarif Termahal, Nomor Terakhir Jebolan KDI
Minggu, 08 Januari 2023 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun demikian, Denny Caknan kerap tampil di sejumlah program televisi nasional. Dengan popularitasnya saat ini, ia disebut mendapatkan honor sebesar Rp100 juta untuk satu kali manggung.
2. Judika
![5 Penyanyi Solo Pria Indonesia dengan Tarif Termahal, Nomor Terakhir Jebolan KDI]()
Nama Judika memang cukup melejit di Industri musik Tanah Air. Namanya terkenal berkat prestasi yang ia torehkan dalam sebuah ajang pencarian bakat Indonesian Idol.
Karena popularitas dan suara emasnya yang powerful, ia menjadi salah satu penyanyi solo Indonesia yang masuk dalam daftar penyanyi dengn tarif manggung tertinggi di Indonesia.
Usut punya usut, Judika mematok harga standar Rp125 juta sekali manggung di event-event offair seperti peresmian gedung baru, product launching, birthday party, wedding party, dan lain sebagainya.
3. Iwan Fals
![5 Penyanyi Solo Pria Indonesia dengan Tarif Termahal, Nomor Terakhir Jebolan KDI]()
Siapa yang tidak kenal dengan salah satu legenda musik Indonesia, Iwan Fals? Pria kelahiran 3 September 1961 identik dengan karya-karyanya yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, bahkan tidak jarang sebagai kritik sosial.
2. Judika

Nama Judika memang cukup melejit di Industri musik Tanah Air. Namanya terkenal berkat prestasi yang ia torehkan dalam sebuah ajang pencarian bakat Indonesian Idol.
Karena popularitas dan suara emasnya yang powerful, ia menjadi salah satu penyanyi solo Indonesia yang masuk dalam daftar penyanyi dengn tarif manggung tertinggi di Indonesia.
Usut punya usut, Judika mematok harga standar Rp125 juta sekali manggung di event-event offair seperti peresmian gedung baru, product launching, birthday party, wedding party, dan lain sebagainya.
3. Iwan Fals

Siapa yang tidak kenal dengan salah satu legenda musik Indonesia, Iwan Fals? Pria kelahiran 3 September 1961 identik dengan karya-karyanya yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, bahkan tidak jarang sebagai kritik sosial.
Lihat Juga :