Hobi Belanja, Mahasiswa Habiskan Puluhan Juta Per Bulan

Sabtu, 18 Mei 2019 - 07:20 WIB
Hobi Belanja, Mahasiswa...
Terlalu sering membelanjakan uang saku tanpa perhitungan bisa membuat kamu terjebak gaya hidup hedonisme. Foto/bestlifeonline.com
A A A
Status sebagai mahasiswa yang masih bergantung pada orang tua tak menyurutkan mereka untuk menyalurkan hobi belanjanya. Ada yang menghabiskan untuk belanja kosmetik, ada juga yang rajin beli tas bermerek seharga puluhan juta.

Paparan gaya hidup mewah dari televisi, media sosial, dan lingkungan sekitar memang sulit dihindari. Gara-gara ini, fenomena gaya hidup hedonisme pun merebak di kalangan anak muda.

Hedonisme adalah istilah yang dipakai untuk menyebut pandangan seseorang bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Demi mengejar kenikmatan ini, para penganutnya pun tak keberatan untuk menghabiskan uangnya untuk materi tersebut.

Misalnya saja N, mahasiswi yang berkuliah di Bandung. Dia mengaku hobi berbelanja kosmetik tiap bulan sebagai ajang adu gengsi dengan teman-temannya. N mengaku menghabiskan Rp500.000 dari total Rp2 juta uang saku per bulan yang diberikan orang tuanya.

“Buat beli kosmetik karena jurusan gue ini cukup bergengsi dan orang-orang di dalamnya banyak yang good looking, maka make up itu salah satu penunjang kita buat jadi good looking dan menjadi orang-orang bergengsi di jurusan,” kata N yang rajin membeli maskara, lipstik, dan produk kecantikan lainnya.

“Pastinya gue beli make up harus bermerek dan enggak abal-abal,” imbuh N.­­

Kebiasaan berlaku hedon ini dilakukan N sejak dia masuk bangku kuliah. N menjelaskan, dia memiliki kepuasan tersendiri setelah membeli banyak kosmetik. Dia juga merasa status sosialnya naik setelah memiliki banyak produk kosmetik dengan harga mahal.

Kalau N hobi belanja kosmetik, lain lagi dengan G, mahasiswi di Jakarta yang hobi berbelanja tas bermerk dua kali dalam sebulan. Tas yang sering dibeli G berkisar puluhan juta tiap buahnya.

Saking mahalnya, dia pun mengaku menghabiskan Rp50 juta per bulan, hanya dari uang saku yang diberikan orang tuanya. G juga mengaku punya tabungan sendiri kira-kira puluhan juta rupiah.

Gue seneng aja liat tas-tas mahal dan kualitasnya pasti lebih bagus dari tas-tas KW. Setelah gue beli, gue langsung nunjukkin ke temen-temen gue dan mereka juga ikut nunjukkin tas terbaru mereka ke gue. Jadi kita kayak saling pamer tas terbaru keluaran luar negeri soalnya mereknya juga lebih bergengsi,” ungkap G.

G menceritakan awal mula senang berbelanja tas sejak SMA. Saat itu, teman-teman G banyak yang berasal dari kalangan menengah ke atas dan senang membeli tas bermerek mahal sehingga dia pun terpengaruh oleh gaya hidup teman-temannya.

Ditambah orang tuanya selalu memberikan uang saku per bulan hingga puluhan juta, G pun merasa tak masalah jika uang tersebut dihabiskan untuk membeli barang-barang mahal.

“Dengan membeli barang-barang ini, gue bisa diterima sama temen-temen gue yang sering berbelanja barang mewah juga,” katanya.

Meski diterima lingkungannya, G menyadari dampak negatif dari sikapnya itu, yaitu ketagihan dan menjadi konsumtif.

“Kalau gue jadi enggak bisa nabung soalnya uang selalu habis buat beli make up tiap bulan. Pengen-nya bertekad nabung, tapi beli make up ini udah enggak tertahankan,” kata N.

Amalia Zhahrina
Gen Sindo
Politeknik Negeri Jakarta
(her)
Berita Terkait
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Manjakan Pengunjung,...
Manjakan Pengunjung, Layanan Paylater Ini Gandeng 60 Ritel Raksasa di Jakarta Fair 2026
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Alasan Mengapa Perawatan...
Alasan Mengapa Perawatan Gigi Malam Hari Sama Pentingnya dengan Skincare
Berita Terkini
Desain Jersey Karya...
Desain Jersey Karya G-Dragon Tuai Pujian di Piala Dunia 2026, Sentuhan Streetwear Korea Jadi Sorotan
2 hari yang lalu
Dari Dunia Korporat...
Dari Dunia Korporat ke Industri Hiburan, Ryan Goutama Temukan Passion di Depan Kamera
3 hari yang lalu
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
4 hari yang lalu
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
5 hari yang lalu
ENHYPEN Siap Comeback...
ENHYPEN Siap Comeback Agustus 2026, Proyek Perdana Usai Heeseung Keluar
6 hari yang lalu
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
1 minggu yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved