Alasan Mengapa Perawatan Gigi Malam Hari Sama Pentingnya dengan Skincare
Senin, 22 Juni 2026 - 10:25 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Di tengah tren ritual perawatan kulit malam demi penampilan prima di kalangan masyarakat urban Indonesia, justru ada fakta yang memprihatinkan. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 mengungkap bahwa hanya 27,8% masyarakat Indonesia yang menyikat gigi sebelum tidur.
Padahal, menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), kebiasaan melewatkan sikat gigi pada malam hari merupakan ancaman medis yang serius. Saat tubuh beristirahat, produksi air liur di rongga mulut menurun secara drastis sehingga bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak dengan sangat cepat. Sisa makanan maupun minuman manis yang tertinggal akan memicu pembentukan plak, pengikisan lapisan gigi (enamel), hingga menyebabkan gigi berlubang.
Fakta ini menjadi semakin mengkhawatirkan jika melihat data Global Oral Health Status Report 2022 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Laporan tersebut mencatat bahwa pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menempati peringkat ketiga sebagai domain kesehatan dengan biaya terbesar di dunia, dengan nilai mencapai USD 100,87 miliar, tepat di bawah penyakit diabetes dan kardiovaskular. Kelalaian akibat kebiasaan kecil inilah yang pada akhirnya dapat berujung pada membengkaknya biaya pengobatan kuratif di klinik dokter gigi.
Kabar baiknya, pembengkakan biaya medis tersebut sejatinya dapat dicegah melalui perawatan yang melibatkan bahan-bahan aktif antibakteri seperti Domiphen Bromide. Kandungan ini merupakan agen antiseptik yang membantu mensterilkan bakteri dan dikombinasikan dengan Sodium Carbonate yang secara aktif menjaga keseimbangan pH rongga mulut hingga delapan jam, atau setara dengan rata-rata waktu tidur orang dewasa.
Kedua bahan tersebut dikombinasikan dalam usmile Strength White, produk pasta gigi pemutih terbaru usmile Indonesia yang diluncurkan pada 22 Juni 2026. Sebagai solusi perawatan mulut menyeluruh (all-round oral care), pasta gigi ini ideal digunakan pada pagi dan malam hari, sekaligus memberikan perlindungan maksimal saat tidur.
Padahal, menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), kebiasaan melewatkan sikat gigi pada malam hari merupakan ancaman medis yang serius. Saat tubuh beristirahat, produksi air liur di rongga mulut menurun secara drastis sehingga bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak dengan sangat cepat. Sisa makanan maupun minuman manis yang tertinggal akan memicu pembentukan plak, pengikisan lapisan gigi (enamel), hingga menyebabkan gigi berlubang.
Fakta ini menjadi semakin mengkhawatirkan jika melihat data Global Oral Health Status Report 2022 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Laporan tersebut mencatat bahwa pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menempati peringkat ketiga sebagai domain kesehatan dengan biaya terbesar di dunia, dengan nilai mencapai USD 100,87 miliar, tepat di bawah penyakit diabetes dan kardiovaskular. Kelalaian akibat kebiasaan kecil inilah yang pada akhirnya dapat berujung pada membengkaknya biaya pengobatan kuratif di klinik dokter gigi.
Kabar baiknya, pembengkakan biaya medis tersebut sejatinya dapat dicegah melalui perawatan yang melibatkan bahan-bahan aktif antibakteri seperti Domiphen Bromide. Kandungan ini merupakan agen antiseptik yang membantu mensterilkan bakteri dan dikombinasikan dengan Sodium Carbonate yang secara aktif menjaga keseimbangan pH rongga mulut hingga delapan jam, atau setara dengan rata-rata waktu tidur orang dewasa.
Kedua bahan tersebut dikombinasikan dalam usmile Strength White, produk pasta gigi pemutih terbaru usmile Indonesia yang diluncurkan pada 22 Juni 2026. Sebagai solusi perawatan mulut menyeluruh (all-round oral care), pasta gigi ini ideal digunakan pada pagi dan malam hari, sekaligus memberikan perlindungan maksimal saat tidur.
Lihat Juga :