5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi
Rabu, 06 November 2019 - 14:23 WIB
Memberi atau mendapat kado, dua-duanya bisa bikin senang dan bahagia. Tapi tiap sisi punya makna tersendiri menurut ilmu psikologi. Foto/greatergood.barkeley.edu
A
A
A
Hadiah atau kado ternyata menyimpan banyak fakta menarik, kalau dilihat dari sudut pandang ilmu psikologi. Penasaran?
Siapa yang gak suka dikasih kado? Entah kadonya dikasih saat hari istimewa, atau berupa kejutan manis dari orang yang gak kita sangka, pasti rasanya menyenangkan.
Gak cuma sekadar hadiah, kado juga menyimpan banyak makna, dan ini di antaranya, seperti dikutip dari Psychology Today.
1. KADO PRIA PUNYA MOTIF 'TERSEMBUNYI'
![5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi]()
Foto: naijaloaded.com.ng
Ada banyak alasan untuk memberi kado. Mulai dari ingin memberi kesan yang baik, menunjukkan dompet yang tebal, sampai motif untuk menggoda.
Nah, menurut penelitian dengan responden anak muda, disebut bahwa laki-laki punya motif 'tersembunyi' saat memberi kado ke pacarnya, dibanding saat perempuan memberi kado ke pacarnya. Meski begitu, kaum pria berpendapat bahwa gak peduli perempuan atau laki-laki, semuanya punya motif 'tersembunyi' saat kasih kado ke pacar.
2. BIKIN MERASA PUNYA UTANG
![5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi]()
Foto: istockphoto.com
Ternyata, persoalan kasih kado berhubungan erat dengan budaya. Orang Asia menganggap, kalau kita kasih kado kecil saat situasi random ke seseorang, orang tersebut akan merasa berutang budi dan 'tertekan' karena takut gak bisa membalas dengan kasih kado juga. Ini kebalikan dengan budaya di Amerika, yang gak ada beban dan justru senang kalo dikasih kejutan kecil berupa kado manis.
3. KASIH UANG ATAU BARANG?
![5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi]()
Foto: YouTube The List Show TV
Para ekonom mempertanyakan apakah tradisi memberi kado saat hari besar menguntungkan atau tidak. Apakah uang yang kita keluarkan setara dengan keuntungan yang kita dapat dari orang yang kita kasih hadiah? Supaya gak ribet, mereka mengusulkan bahwa baiknya kado saat hari istimewa diganti dengan uang aja. Tapi ekonom yang lain berpendapat, uang gak bisa menggantikan kado barang karena kado punya nilai sentimental.
4. KADO YANG DIINGINKAN VS KADO KEJUTAN
![5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi]()
Foto: tyingtheknot.co.nz
Kalau teman kamu punya daftar kado yang mereka mau, apakah kamu bakal beliin dari daftar itu atau mending beli barang kejutan yang gak ada di daftar?
Dalam sebuah penelitian, terungkap bahwa pemberi hadiah percaya bahwa kado apapun pasti akan bikin senang karena punya sifat sentimental. Tapi berdasarkan bukti nyata dalam kehidupan, penerima kado akan lebih suka kalau kado yang diberikan adalah kado dalam daftar wish list-nya.
5. BUNGKUS KADO VS EKSPEKTASI
![5 Hal tentang Kado Dilihat dari Sudut Pandang Psikologi]()
Foto: bigsmall.in
Sebuah penelitian menyebut bahwa kondisi bungkus kado memperngaruhi ekspektasi penerima kado. Kalo bungkusnya jelek atau gak rapi, penerima akan menurunkan ekspektasinya, tapi bisa terkejut senang begitu tahu hadiahnya 'wow'.
Tapi hal ini gak berlaku kalo pemberi dan penerima kenal dekat. Soalnya, kalo bungkusnya jelek, si penerima bisa aja jadi bertanya-tanya, apakah dia gak menghargai pertemanan mereka dengan kasih bungkus kado yang berantakan atau jelek?
Nah, lain kali kalau kamu mau kasih kado, ingat-ingat lima hal ini, ya!
Siapa yang gak suka dikasih kado? Entah kadonya dikasih saat hari istimewa, atau berupa kejutan manis dari orang yang gak kita sangka, pasti rasanya menyenangkan.
Gak cuma sekadar hadiah, kado juga menyimpan banyak makna, dan ini di antaranya, seperti dikutip dari Psychology Today.
1. KADO PRIA PUNYA MOTIF 'TERSEMBUNYI'

Foto: naijaloaded.com.ng
Ada banyak alasan untuk memberi kado. Mulai dari ingin memberi kesan yang baik, menunjukkan dompet yang tebal, sampai motif untuk menggoda.
Nah, menurut penelitian dengan responden anak muda, disebut bahwa laki-laki punya motif 'tersembunyi' saat memberi kado ke pacarnya, dibanding saat perempuan memberi kado ke pacarnya. Meski begitu, kaum pria berpendapat bahwa gak peduli perempuan atau laki-laki, semuanya punya motif 'tersembunyi' saat kasih kado ke pacar.
2. BIKIN MERASA PUNYA UTANG

Foto: istockphoto.com
Ternyata, persoalan kasih kado berhubungan erat dengan budaya. Orang Asia menganggap, kalau kita kasih kado kecil saat situasi random ke seseorang, orang tersebut akan merasa berutang budi dan 'tertekan' karena takut gak bisa membalas dengan kasih kado juga. Ini kebalikan dengan budaya di Amerika, yang gak ada beban dan justru senang kalo dikasih kejutan kecil berupa kado manis.
3. KASIH UANG ATAU BARANG?

Foto: YouTube The List Show TV
Para ekonom mempertanyakan apakah tradisi memberi kado saat hari besar menguntungkan atau tidak. Apakah uang yang kita keluarkan setara dengan keuntungan yang kita dapat dari orang yang kita kasih hadiah? Supaya gak ribet, mereka mengusulkan bahwa baiknya kado saat hari istimewa diganti dengan uang aja. Tapi ekonom yang lain berpendapat, uang gak bisa menggantikan kado barang karena kado punya nilai sentimental.
4. KADO YANG DIINGINKAN VS KADO KEJUTAN

Foto: tyingtheknot.co.nz
Kalau teman kamu punya daftar kado yang mereka mau, apakah kamu bakal beliin dari daftar itu atau mending beli barang kejutan yang gak ada di daftar?
Dalam sebuah penelitian, terungkap bahwa pemberi hadiah percaya bahwa kado apapun pasti akan bikin senang karena punya sifat sentimental. Tapi berdasarkan bukti nyata dalam kehidupan, penerima kado akan lebih suka kalau kado yang diberikan adalah kado dalam daftar wish list-nya.
5. BUNGKUS KADO VS EKSPEKTASI

Foto: bigsmall.in
Sebuah penelitian menyebut bahwa kondisi bungkus kado memperngaruhi ekspektasi penerima kado. Kalo bungkusnya jelek atau gak rapi, penerima akan menurunkan ekspektasinya, tapi bisa terkejut senang begitu tahu hadiahnya 'wow'.
Tapi hal ini gak berlaku kalo pemberi dan penerima kenal dekat. Soalnya, kalo bungkusnya jelek, si penerima bisa aja jadi bertanya-tanya, apakah dia gak menghargai pertemanan mereka dengan kasih bungkus kado yang berantakan atau jelek?
Nah, lain kali kalau kamu mau kasih kado, ingat-ingat lima hal ini, ya!
(her)