Saat Kebersihan Jadi Sikap Hidup

Minggu, 05 Juli 2015 - 11:43 WIB
Saat Kebersihan Jadi...
Saat Kebersihan Jadi Sikap Hidup
A A A
BAGI masyarakat Jepang, kebersihan merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bagi mereka, kebersihan adalah sikap hidup yang harus dipegang di mana pun mereka tinggal, termasuk di Jakarta.

Bagi masyarakat Jepang, menjaga lingkungan bukan tuntutan kehidupan semata. Menjaga lingkungan agar tetap bersih, hijau dan sehat, justru telah menjadi sikap hidup mereka. Prinsip ini malahan sudah ditanamkan kepada anak-anak Jepang sejak kecil. Sejak di sekolah dasar, anak-anak Jepang sudah diberikan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekolahnya.

Menurut Hoshita, anggota Jakarta Osoji Club, di sekolah-sekolah Jepang tidak dipekerjakan pesuruh yang bertanggung jawab membersihkan lingkungan sekolah. Nah yang berkewajiban membersihkan area sekolah justru adalah anak-anak murid sekolah tersebut. Pendidikan kebersihan seperti ini ditanamkan sejak dini kepada anakanak dimulai dari rumah dan sekolah agar nantinya menjadi kebiasaan sampai dewasa.

Menurut Hoshita, sekitar 50 tahun lalu kondisi Jepang juga masih kotor dan banyak sampah. Lalu, pemerintah Jepang membuat imbauan terus-menerus dan mengampanyekan kebersihan terintegrasi dengan sistem pendidikan. “Memang yang kami perbuat sangat kecil (soal sampah) untuk membangun masalah besar, berdisiplin untuk seluruh warga bangsa, agar menjadi bangsa yang besar dan kuat. Meskipun sulit, bagaimanapun kita harus memulai,” ujar Hoshita.

Kecil teranja-anja, besar terbawabawa. Inilah yang akhirnya dirasakan oleh masyarakat Jepang. Kebiasaan mereka menjaga lingkungan agar tetap bersih memang tetap terbawa hingga mereka tua. Bahkan, ketika mereka berada di negeri orang, kebiasaan itu tetap terbawa. Di Jakarta, misalnya, mereka malah bergerak bersama-sama rutin dua minggu sekali membersihkan area Gelora Bung Karno (GBK).

Tsuyosi Asidah dari Jakarta Osoji Club mengatakan kelompok yang terbentuk pada 29 April 2012 itu secara sukarela melakukan kegiatan tersebut. “Harapannya kegiatan ini bisa menjadi teladan semua orang, khususnya untuk orang Indonesia agar tergerak hatinya untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Asidah.

Tsuyoshi mengatakan, keanggotaan Jakarta Osoji Club sendiri bersifat terbuka. Tidak ada batasan warga negara ataupun usia. Nah yang penting bagi mereka adalah peduli pada kebersihan lingkungan. Nah, kalau teman-teman tertarik ikut komunitas ini, tinggal datang langsung saja pas acara bersih-bersih.

Silakan bawa sarung tangan sendiri. Kalau orang asing saja peduli terhadap kebersihan Jakarta, malu dong kalau kita enggak peduli!

wahyu sibarani
(bbg)
Berita Terkait
Komunitas Frasa, Sahabat...
Komunitas Frasa, Sahabat Perempuan untuk Belajar Segala Ilmu
Gelar Touring ke Yogyakarta,...
Gelar Touring ke Yogyakarta, CR-V Club Indonesia Bentuk Satgas Covid-19 Sendiri
Geber Bajaj Pulsar,...
Geber Bajaj Pulsar, Biker Ini Ingin Doakan Kesembuhan Ibu di Mekkah
Rayakan Ultah dan Hari...
Rayakan Ultah dan Hari Kemerdekaan, X-Moc Depok Gelar Family Camping
15 Tahun Jaga Eksistensi,...
15 Tahun Jaga Eksistensi, SOCI Berupaya Mempersolid Kebersamaan Anggota
HCST Sukses Gelar Event...
HCST Sukses Gelar Event Tahunan Jabar Banten Bersatu Jilid 12
Berita Terkini
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
9 menit yang lalu
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
1 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
1 jam yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
2 jam yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
3 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved