Upaya Diet Berumur Pendek

Senin, 27 Juli 2015 - 08:39 WIB
Upaya Diet Berumur Pendek
Upaya Diet Berumur Pendek
A A A
Orang dengan obesitas kemungkinan kehilangan berat badan sekitar 5%, tapi tiga perempat dari mereka justru kembali mengalami kenaikan berat badan dalam jangka waktu lima tahun.

Penurunan berat badan sering dianggap sebagai tujuan utama bagi orangorang yang mengalami obesitas, tetapi kenyataannya adalah sedikit dari mereka yang bisa mencapai berat badan normal atau tetap menjaga kelebihan berat badan yang sempat hilang.

Berdasarkan keterangan yang dikutip dari situs WebMD, pada beberapa tahun tertentu pria obesitas memiliki rasio 1:210 kesempatan untuk mengurangi berat badan mereka untuk mencapai angka normal, di mana lebih dari 176.000 orang dewasa di Inggris mengalami obesitas. Perempuan bernasib sedikit lebih baik, peluang mereka adalah 1:124.

Di sisi lain, orang jauh lebih mungkin untuk mengurangi hingga 5% dari berat badan mereka, yang dianggap cukup untuk membawa manfaat kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah dan gula darah. Sayangnya, lebih dari tiga perempat dari mereka justru memperoleh berat badan kembali naik dalam waktu lima tahun. Penelitian ini diterbitkan secara onlinepada Kamis (16/7) dalam American Journal of Public Health.

Para peneliti mengakui bahwa temuan tersebut justru memberikan gambaran yang buruk. ”Karena itu, temuan menggarisbawahi pentingnya mencegah obesitas sejak awal,” ungkap Alison Fildes, seorang psikolog penelitian di University College London.

Namun, dr Caroline Apovian, juru bicara masyarakat obesitas yang tidak terlibat dalam penelitian menekankan bahwa hasil penelitian ini tidak menunjukkan upaya penurunan berat badan hanya akan berakhir sia-sia. ”Kami sudah menyadari bahwa itu hampir tidak mungkin bagi orang gemuk mencapai berat badan normal,” kata Apovian, yang saat ini mengarahkan nutrisi dan manajemen berat di Boston Medical Center.

”Angka yang mencolok dari penelitian tersebut memberikan anggapan yang lebih jelas betapa sulitnya menurunkan berat badan yang terlanjur berlebih,” ujarnya. Namun, dia menambahkan, studi ini berdasarkan catatan medis dan tidak ada informasi tentang bagaimana orang mencoba untuk menurunkan berat badan.

Fildes sendiri setuju bahwa hasil penelitian ini mencerminkan pengalaman sebenarnya terkait orang gemuk yang mencoba menurunkan berat badan mereka. ”Yang kami temukan ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk mengatasi obesitas tidak membantu mayoritas pasien obesitas untuk menurunkan berat badan dan mempertahankan penurunan berat badan mereka,” kata Fildes.

”Ini mungkin karena orang tidak dapat mengakses intervensi penurunan berat badan atau karena intervensi yang ditawarkan tidak efektif atau bisa jadi karena keduanya,” ujar Fildes. Untuk penelitian ini, Fildes dan tim menggunakan catatan medis elektronik untuk melacak perubahan berat badan di antara lebih dari 176.000 orang dewasa obesitas antara 2004 dan 2014.

Para peneliti mengecualikan orang yang menjalani operasi penurunan berat badan, yang merupakan pilihan bagi orang-orang sangat gemuk. Secara keseluruhan, pria dan wanita obesitas memiliki kemungkinan yang sangat rendah untuk mencapai berat badan normal, terutama jika mereka sangat gemuk.

Kemungkinannya hanya 1 dari 1.290 untuk pria gemuk tidak sehat. Beberapa orang tidak memiliki kesempatan yang jauh lebih baik dengan kehilangan 5% dari berat badan mereka. Kemungkinannya adalah 1 dari 12 untuk laki-laki dan 1 dari 10 bagi wanita. Bagaimanapun, keberhasilan dalam penurunan berat badan biasanya hanya berumur pendek.

Sekitar 78% dari mereka didapati berat badan kembali naik dalam waktu hanya lima tahun. Apovian mengatakan, karena penurunan berat badan yang dramatis begitu sulit, spesialis obesitas umumnya menyarankan pasien menetapkan tujuan kehilangan 5% menjadi 10% dari berat awal mereka.

Namun, seperti temuan saat ini menunjukkan, sangat sulit mempertahankan berat badan mereka tersebut. Menurut Apovian, bagian dari masalah lain adalah beberapa orang Amerika yang obesitas cenderung memilih melakukannya dengan obat penurunan berat badan atau operasi, dengan memberikan terapi berat badan.

Di Inggris, orang yang coba mengatasi obesitas biasanya meminta rujukan dari dokter mereka untuk program manajemen berat badan, yang biasanya akan fokus pada pemotongan konsumsi kalori dan olahraga.

larissa huda
(ars)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
3 jam yang lalu
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
6 jam yang lalu
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
7 jam yang lalu
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
9 jam yang lalu
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
18 jam yang lalu
Sukses Lewat Cerita...
Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
20 jam yang lalu
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved