Gejala Gangguan Bipolar yang Harus Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2015 - 15:38 WIB
Gejala Gangguan Bipolar...
Gejala Gangguan Bipolar yang Harus Diketahui
A A A
JAKARTA - Psikiater FKUI-RSCM, dr. Natalia Widiasih, Sp.KJ (K) Mpd.Ked mengungkapkan, gangguan bipolar (GB) merupakan salah satu penyakit kronis, dimana sebanyak 15% dari jumlah pasien berakhir dengan bunuh diri. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengenali perubahan perilaku penderita GB.

“Peran keluarga sangat penting sekali untuk mendeteksi perubahan tersebut sejak dini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Karena meski pun sebagian besar bipolar itu kambuhan, tetapi dengan treatment yang tepat hal itu bisa terkontrol," tutur Natalia dalam Seminar Media 'Kenali dan Pahami Peningkatan Libido pada Gangguan Bipolar' di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Biasanya, GB berulang dalam rentang waktu tertentu, serta dapat berlangsung seumur hidup. Perubahan suasana perasaan (mood) pada GB juga bisa terjadi dengan sangat cepat.

Sementara gejala yang muncul pada penderita GB tergantung pada fase suasana hati yang dialami. Berikut beberapa gejala-gejala gangguan bipolar.

1. Gejala fase mania
Fase mania ditandai dengan kenaikan suasana hati secara signifikan. Keadaan ini menyebabkan penderita gangguan bipolar yang mengalaminya merasa sangat gembira yang berlebihan, sangat bersemangat, energik dan sangat aktif, memiliki banyak ide, merasa tidak perlu tidur, melakukan banyak aktivitas secara bersamaan, melakukan tindakan berisiko, membelanjakan uang berlebihan atau boros dan berpenampilan berlebihan.

"Fase ini juga menyebabkan adanya perilaku seduktif yang tidak jarang menimbulkan masalah pada lingkungan, sosial, dan hukum. Kondisi-kondisi tersebut membuat mereka mengalami peningkatan libido," ujar Natalia.

2. Gejala fase depresi

Berbeda dengan fase mania, fase ini ditandai dengan penurunan suasana hati secara signifikan. Seperti murung, menarik diri, merasa sedih, tidak bergairah, mudah tersinggung, dan adanya dorongan untuk bunuh diri.

"Fase depresi ini juga membuat hubungan penderita bipolar dengan orang-orang terdekat menjadi rusak akibat hilangnya minat penderita terhadap aktivitas sehari-hari dan menarik dari kehidupan sosial," pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
13 Tanda Seseorang Miliki...
13 Tanda Seseorang Miliki Masalah Kesehatan Mental
ESQ Ajak Siswa Peduli...
ESQ Ajak Siswa Peduli Kesehatan Mental, Salah Satunya Jadi Pendengar yang Baik
Jakarta Childrens Growth...
Jakarta Children's Growth Center dan Jakarta Adult Psychology Center One Stop Solution Kesehatan Mental
Jaga Kesehatan Mental...
Jaga Kesehatan Mental dengan Cerdik, Begini Caranya
Optimalkan Kesejahteraan...
Optimalkan Kesejahteraan Fisik dan Mental Anak di Usia Dini
Berita Terkini
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
46 menit yang lalu
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
1 jam yang lalu
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
1 jam yang lalu
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
5 jam yang lalu
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
15 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
16 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved