Jakarta Children's Growth Center dan Jakarta Adult Psychology Center One Stop Solution Kesehatan Mental
Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:53 WIB
loading...
Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) meluncurkan klinik layanan kesehatan mental Jakarta Children’s Growth Center (JCGC), layanan kesehatan mental. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH)meluncurkan klinik layanan kesehatan mental Jakarta Children’s Growth Center (JCGC), layanan kesehatan mental dan tumbuh kembang khusus anak-anak serta remaja, dan Jakarta Adult Psychology Center (JAPC) untuk dewasa dan pasangan di Gedung St. Moritz Education Building, Kawasan Lippo Mall Puri Indah, Jakarta Barat.
Hadirnya layanan kesehatan ini untuk menjawab kebutuhan dari anak dengan kebutuhan khusus dengan jumlah yang tidak sedikit di Indonesia. Menurut data statistik yang dipublikasikan Kemenko PMK pada Juni 2022, angka kisaran disabilitas anak usia lima hingga 19 tahun adalah 3,3 persen atau 2.197.833 anak.
Disabilitas anak dapat dipetakan menjadi berbagai disabilitas. Termasuk disabilitas intelektual, kesulitan belajar khusus, disabilitias fisik, disabilitas sosial, gangguan perhatian dan hiperaktivitas, ataupun gangguan spektrum autisme.
Di sisi lain, seiring dinamisnya beragam aspek kehidupan masyarakat serta kompleksnya persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat urban pun semakin membutuhkan terwujudnya kesehatan mental. Dengan JCGC, YPPH berkomitmen mengutamakan pendidikan inklusi melalui pusat pelayanan psikologi, tumbuh kembang dan terapi.
JCGC menyediakan berbagai pengetesan dan pemeriksaan psikologis, berupa evaluasi komprehensif profil mental anak (Child Comprehensive Evaluation), tes inteligensi (IQ), tes kesiapan sekolah (School Readiness Test), serta tes minat dan bakat (Career Pathway & Exploration test).
Baca Juga: Tiga Jenis Ikan yang Menyebabkan Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Jangan Konsumsi Berlebihan
Di samping pemeriksaan psikologis, program yang disediakan JCGC mencakup layanan terapi seni, terapi bermain, terapi musik, terapi wicara, terapi okupasi, dan psikoterapi lain yang terbukti secara ilmiah.
Hadirnya layanan kesehatan ini untuk menjawab kebutuhan dari anak dengan kebutuhan khusus dengan jumlah yang tidak sedikit di Indonesia. Menurut data statistik yang dipublikasikan Kemenko PMK pada Juni 2022, angka kisaran disabilitas anak usia lima hingga 19 tahun adalah 3,3 persen atau 2.197.833 anak.
Disabilitas anak dapat dipetakan menjadi berbagai disabilitas. Termasuk disabilitas intelektual, kesulitan belajar khusus, disabilitias fisik, disabilitas sosial, gangguan perhatian dan hiperaktivitas, ataupun gangguan spektrum autisme.
Di sisi lain, seiring dinamisnya beragam aspek kehidupan masyarakat serta kompleksnya persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat urban pun semakin membutuhkan terwujudnya kesehatan mental. Dengan JCGC, YPPH berkomitmen mengutamakan pendidikan inklusi melalui pusat pelayanan psikologi, tumbuh kembang dan terapi.
JCGC menyediakan berbagai pengetesan dan pemeriksaan psikologis, berupa evaluasi komprehensif profil mental anak (Child Comprehensive Evaluation), tes inteligensi (IQ), tes kesiapan sekolah (School Readiness Test), serta tes minat dan bakat (Career Pathway & Exploration test).
Baca Juga: Tiga Jenis Ikan yang Menyebabkan Gula Darah Tinggi, Penderita Diabetes Jangan Konsumsi Berlebihan
Di samping pemeriksaan psikologis, program yang disediakan JCGC mencakup layanan terapi seni, terapi bermain, terapi musik, terapi wicara, terapi okupasi, dan psikoterapi lain yang terbukti secara ilmiah.
Lihat Juga :