RSJ Pilihan Tempat Pemulihan Anak Korban Kekerasan Seksual

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 15:25 WIB
RSJ Pilihan Tempat Pemulihan...
RSJ Pilihan Tempat Pemulihan Anak Korban Kekerasan Seksual
A A A
JAKARTA - Korban kekerasan seksual, terutama anak-anak, umumnya akan mengalami perubahan prilaku yang mudah dilihat. Seperti pemurung, stres, depresi dan ketakutan. Untuk itu, para orang tua diimbau agar memperhatikan perubahan prilaku anak.

Namun, jika anak tertutup terhadap kondisinya, Ketua Aksewari Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, dr Suzy Yusna Dewi dari RSJ dr Soeharto Heerdjan, menganjurkan agar anak terlebih dahulu dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ).

"Sebaiknya dimasukkan ke rumah sakit dulu. Kita lakukan intervensi untuk mengurangi trauma dan memperbaiki mood-nya dengan psikoterapi, alat-alat neuroskiatri, dan farmasi obat-obatan," papar dr Suzy di RSJ dr Soeharto Heerdjan, Jakarta.

Suzy menegaskan, dalam hal ini, keluarga terutama orang tua berperan penting dalam melakukan pendekatan pada anak. Menurutnya, kedekatan orang tua sangat memiliki manfaat besar bagi anak.

"Intervensi keluarganya yang paling penting adalah melakukan pendekatan seoptimal mungkin pada anak. Jadi lebih sayang, tidak memarahi, dan menggali emosi apa yang sedang dirasakan anak," ujarnya.

Sayangnya, stigma rumah sakit jiwa menjadi penghalang mereka untuk mendapatkan penanganan khusus dengan baik. Padahal, deteksi dan penanganan sedari dini bisa mencegah terjadinya kasus baru kekerasan seksual.

Mengenai lama pengobatan, Suzy mengungkapkan, bergantung pada kemampuan sang anak. Namun, jika mereka sudah pulih, Suzy menyarankan agar mereka menjalankan pengobatan dua minggu sekali ke rumah sakit jiwa.

"Orang tuh stigmanya rumah sakit jiwa hanya untuk orang dengan gangguan jiwa. Orang yang telanjang bulat di jalanan. Padahal nggak. Kalau mereka berobat, ditangani sedari dini, kita itu mencegah untuk terjadinya bibit-bibit baru kekerasan seksual. Karena anak yang menjadi korban berpotensi menjadi pelaku," tandasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Optimalkan Kesejahteraan...
Optimalkan Kesejahteraan Fisik dan Mental Anak di Usia Dini
Penyebab dan Cara Mengatasi...
Penyebab dan Cara Mengatasi Kesehatan Mental, Bisa Dicegah sejak Dini
Catat, Ini 4 Tanda Anda...
Catat, Ini 4 Tanda Anda Orangtua yang Toxic
5 Cara Menjaga Kesehatan...
5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Saat Pandemi Covid-19
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
Waspadai Gangguan Mental...
Waspadai Gangguan Mental Anak
Berita Terkini
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
16 menit yang lalu
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
2 jam yang lalu
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
2 jam yang lalu
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
13 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
14 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
14 jam yang lalu
Infografis
Paus Fransiskus Marah...
Paus Fransiskus Marah Anak-anak Gaza Dibom oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved