Kebanyakan Memperhatikan Media Sosial Picu Fobia

Senin, 04 Januari 2016 - 21:30 WIB
Kebanyakan Memperhatikan...
Kebanyakan Memperhatikan Media Sosial Picu Fobia
A A A
JAKARTA - Terlalu sering menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter atau Path dipercaya bisa memicu seseorang alami fobia, yaitu takut ketinggalan informasi di jejaring sosial saat liburan. Keadaan ini juga biasa disebut sebagai fear of missing out (FoMO).

"Hal ini menyebabkan distorsi kognitif. Akibatnya mereka akan berpikir bahwa itu yang membuat mereka benar-benar ketinggalan informasi di media sosialnya," papar psikolog klinis di New York University Langone Medical Center's Rusk Rehabilitation, Amerika Serikat, dr Joe Travella.

Dilansir dari Fox News, saat ini FoMO juga banyak dialami sejumlah orang. Parahnya, keadaan ini menyebabkan beragai masalah. Seperti timbul perasaan terisolasi dan merasa sendirian saat sedang berlibur.

Agar tidak mengalami hal tersebut, Travela pun menyarankan untuk fokus dalam kehidupan nyata. Misalnya, menggunakan liburan sebagai waktu untuk fokus dengan hubungan fisik dibandingkan kehidupan dunia media sosial.

"Sangat penting untuk memiliki sikap syukur dan mengambil kendali hidup Anda, sehingga dapat menempatkan diri di luar sana. Mulailah dengan bersosialisasi dengan keluarga dan teman-teman untuk merencakan sesuatu dan membuat diri Anda sibuk," saranya.

Psikolog sekaligus penulis buku Wild Chickens and Petty Tyrants: 108 Metaphors for Mindfulness, Arnie Kozak, Ph. D menjelaskan, setiap orang harus melihat hal baik dari pengalaman orang lain di media sosial dan jangan menilai kehidupan Anda membosankan. Pasalnya, pengalaman setiap orang berbeda.

"Gunakan FoMO Anda sebagai katalis untuk menciptakan target yang realistis. Anda dapat memanfaatkannya sebagai inspirasi," kata dia.

FoMO umumnya terjadi saat seseorang menggunakan jejaring sosial dan menilai teman-teman memiliki kehidupan yang lebih menarik atau melakukan hal yang asik. Hal tersebut otomatis membuat seseorang akan merasakan sedih dan tertinggal karena tidak bisa melakukan hal yang sama.

Mereka yang mengidap FoMO biasanya memiliki keinginan untuk tetap berhubungan dengan media sosial secara terus-menerus. Selain itu, mereka juga selalu ingin mengetahui apa yang dilakukan orang lain. Bahkan, mereka juga akan lebih sering mengirim sms atau email saat berkendara dan akan lebih gemar memperhatikan media sosial saat mendengarkan kuliah.
(alv)
Berita Terkait
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
13 Tanda Seseorang Miliki...
13 Tanda Seseorang Miliki Masalah Kesehatan Mental
ESQ Ajak Siswa Peduli...
ESQ Ajak Siswa Peduli Kesehatan Mental, Salah Satunya Jadi Pendengar yang Baik
Jakarta Childrens Growth...
Jakarta Children's Growth Center dan Jakarta Adult Psychology Center One Stop Solution Kesehatan Mental
Jaga Kesehatan Mental...
Jaga Kesehatan Mental dengan Cerdik, Begini Caranya
Optimalkan Kesejahteraan...
Optimalkan Kesejahteraan Fisik dan Mental Anak di Usia Dini
Berita Terkini
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
30 menit yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
55 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
1 jam yang lalu
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
3 jam yang lalu
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
4 jam yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
5 jam yang lalu
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved