80 Band Cadas Manjakan Penggemar Selama 12 Jam di Bandung
Rabu, 10 Februari 2016 - 09:25 WIB
80 Band Cadas Manjakan Penggemar Selama 12 Jam di Bandung
A
A
A
BANDUNG - Para pencinta musik cadas dimanjakan lewat pagelaran "Hellprint United Day Print Day IV". Tak kurang dari 80 grup band cadas tampil di 5 panggung besar secara bergantian sejak pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB, di Lapangan Tegalega, Bandung, pada Minggu 7 Februari lalu.
Di panggung Hell Stage tampil grup musik Jasad, Seringai, dan Deadsquad. Sementara di panggung Monster Stage tampil kelompok musik Burgerkill, Superman Is Dead, Koil, Edane, dan bintang tamu grup musik asal Amerika Serikat: Incinerate.
Di panggung Noise Stage, Konser “Hellprint United Day IV menghadirkan kelompok musik PAS Band, Rosemary, Rocket Rockers, Billfold, dan beberapa grup lain.
Di panggung Death Stage tampil grup musik Deadshine, Darurat Kuadrat, Sufism, Nectura, Mesin Tempur, Stroke, dan beberapa kelompok musik metal lainnya.
Dan di Rawk Stage, "Hellprint United Day Print Day IV" menghadirkan komunitas musik underground lainnya seperti The Suitcase Bandits, Bulldogs Brigade, PHB, Sendal Jepit, dan beberapa lainnya.
Pergelaran musik yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini merupakan hasil kerjasama Hellprint Official dengan SuperMusic.ID.
Sesuai namanya, konser "Hellprint United Day Print Day IV" menyatukan berbagai aliran musik heavy metal dan hardcore dalam sebuah panggung besar.
Drummer Pas Band Sandy Andarusman, mengungkapkan kebanggaannya menjadi salah satu penampil di "Hellprint United Day Print Day IV".
Menurut Sandy, tahun ini keikutsertaan Pas Band adalah untuk ketiga kalinya.
Gelaran yang diklaim terbesar di Asia ini, lanjut Sandy, selain menjadi tempat unjuk kebolehan para musisi dan menghibur penggemarnya, juga menjadi ajang temu kangen antarmusisi serta antarkomunitas penggemar musik underground.
"Enggak cuma urusan penampilan band, tapi di sini juga jadi pusat bisnis semua hal yang terkait musik rock dan underground. Mulai dari merchadise, cloting, dan banyak lainnya. Pokoknya komplit," kata Sandy.
Panitia penyelenggara juga menyiapkan 60 booth kuliner, distro, dan merchan komunitas metal di sekitar arena konser.
Di tempat yang sama, Danny Kajul, penggagas event ini, mengatakan, konser “Hellprint United Day IV" menghadirkan konsep festival terbuka yang mengedepankan kenyaman dan pengalaman terbaik untuk menikmati musik metal.
“Konser ini mengubah stigma musik metal di masyarakat melalui sebuah pergelaran yang profesional dan nyaman. Niat baik dan persaudaraan antar sesama komunitas musik cadas membuat konser Hellprint selama ini selalu berlangsung nyaman dan aman," pungkas Danny.
Di panggung Hell Stage tampil grup musik Jasad, Seringai, dan Deadsquad. Sementara di panggung Monster Stage tampil kelompok musik Burgerkill, Superman Is Dead, Koil, Edane, dan bintang tamu grup musik asal Amerika Serikat: Incinerate.
Di panggung Noise Stage, Konser “Hellprint United Day IV menghadirkan kelompok musik PAS Band, Rosemary, Rocket Rockers, Billfold, dan beberapa grup lain.
Di panggung Death Stage tampil grup musik Deadshine, Darurat Kuadrat, Sufism, Nectura, Mesin Tempur, Stroke, dan beberapa kelompok musik metal lainnya.
Dan di Rawk Stage, "Hellprint United Day Print Day IV" menghadirkan komunitas musik underground lainnya seperti The Suitcase Bandits, Bulldogs Brigade, PHB, Sendal Jepit, dan beberapa lainnya.
Pergelaran musik yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini merupakan hasil kerjasama Hellprint Official dengan SuperMusic.ID.
Sesuai namanya, konser "Hellprint United Day Print Day IV" menyatukan berbagai aliran musik heavy metal dan hardcore dalam sebuah panggung besar.
Drummer Pas Band Sandy Andarusman, mengungkapkan kebanggaannya menjadi salah satu penampil di "Hellprint United Day Print Day IV".
Menurut Sandy, tahun ini keikutsertaan Pas Band adalah untuk ketiga kalinya.
Gelaran yang diklaim terbesar di Asia ini, lanjut Sandy, selain menjadi tempat unjuk kebolehan para musisi dan menghibur penggemarnya, juga menjadi ajang temu kangen antarmusisi serta antarkomunitas penggemar musik underground.
"Enggak cuma urusan penampilan band, tapi di sini juga jadi pusat bisnis semua hal yang terkait musik rock dan underground. Mulai dari merchadise, cloting, dan banyak lainnya. Pokoknya komplit," kata Sandy.
Panitia penyelenggara juga menyiapkan 60 booth kuliner, distro, dan merchan komunitas metal di sekitar arena konser.
Di tempat yang sama, Danny Kajul, penggagas event ini, mengatakan, konser “Hellprint United Day IV" menghadirkan konsep festival terbuka yang mengedepankan kenyaman dan pengalaman terbaik untuk menikmati musik metal.
“Konser ini mengubah stigma musik metal di masyarakat melalui sebuah pergelaran yang profesional dan nyaman. Niat baik dan persaudaraan antar sesama komunitas musik cadas membuat konser Hellprint selama ini selalu berlangsung nyaman dan aman," pungkas Danny.
(nfl)