Mengukur Risiko jika Anak Keseringan diberikan Antibiotik

Kamis, 31 Maret 2016 - 09:25 WIB
Mengukur Risiko jika...
Mengukur Risiko jika Anak Keseringan diberikan Antibiotik
A A A
PENNSYLVANIA - Ketika sakit, umumnya dokter akan memberikan antibiotik. Namun berhati-hatilah, pasalnya banyak dokter yang memberikan resep antibiotik secara tidak tepat.

Selain bisa menyebabkan resistensi antibiotik, sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa antibiotik juga bisa memicu risiko obesitas pada anak dengan usia dibawah dua tahun.

"Antibiotik telah digunakan untuk mendorong berat badan ternak selama beberapa dekade dan penelitian ini menegaskan bahwa antibiotik juga memiliki efek yang sama pada manusia," papar Frank Irving Scoot dari University of Pennsylvania, Philadelphia yang dilansir dari Indian Exprees.

Meski demikian, penelitian ini tidak melarang pemberian antibiotik. Namun, bertujuan agar para dokter dan orang tua lebih berhati-hati dalam memberikan antibiotik pada anak-anak.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalan jurnal Gastroenterology ini ingin menilai hubungan antara paparan antibiotik pada anak sebelum usia dua tahun dan obesitas pada usia empat tahun.

Hasil penelitian ini pun menunjukkan, anak yang terpapar antibiotik akan mengalami peningkatan 25 persen relatif dan 1,2 persen absolut pada risiko obesitas pada anak di usia dini.

Sementara, risiko terbesar akan muncul ketika anak-anak diberikan resep antibiotik secara berulang-ulang.

"Penelitian ini mendukung teori bahwa antibiotik dapat semakin mengubah komposisi dan fungsi dari microbiome usus, sehingga predisposisi anak obesitas seperti yang terlihat pada ternak dan hewan," pungkasnya.

Sebanyak 49 juta anak telah diresepkan obat antibiotik setiap tahunnya. 10 juta per tahun, resep antibiotik ditulis tanpa indikasi yang jelas. Terkait penelitian ini, Scoot menjelaskan diperlukannya penelitian lebih lanjut.

Penelitian tersebut diperlukan untuk menilai apakah temuan ini akan terjadi di usia remaja dan dewasa muda. Serta untuk menentukan apakah penggunaan awal antibiotik menyebabkan permulaan obesitas.
(sbn)
Berita Terkait
Obesitas Pria dan Wanita...
Obesitas Pria dan Wanita Ternyata Berbeda, Ini Ciri-cirinya Menurut Dokter
Anak Gemuk Berisiko...
Anak Gemuk Berisiko Obesitas, Ini Saran Dokter Spesialis Endokrin
Seruan para Pemangku...
Seruan para Pemangku Kepentingan untuk Mendorong Gaya Hidup Sehat demi Cegah Obesitas pada Anak
Terlalu Banyak Kerja,...
Terlalu Banyak Kerja, Wanita Ini Alami Obesitas hingga Naik 20 Kg Setahun
Kondisi Obesitas Laki-Laki...
Kondisi Obesitas Laki-Laki vs Perempuan, Ini Ciri dan Perbedaannya
5 Bahaya Konsumsi Makanan...
5 Bahaya Konsumsi Makanan Manis saat Lebaran bagi Kesehatan Anak, Waspada Obesitas
Berita Terkini
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
1 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
2 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
2 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
3 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
3 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
4 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved