Trik Bernapas yang Tepat ketika Anda dalam Situasi Panik
Senin, 16 Mei 2016 - 12:01 WIB
Trik Bernapas yang Tepat ketika Anda dalam Situasi Panik
A
A
A
JAKARTA - Panik kerap terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan teknik pernapasan.
Cara ini pun tentunya sudah tak asing lagi di telinga. Pasalnya saat panik, banyak orang yang menyarankan untuk menarik dan menghembuskan napas.
Dilansir dari Metro, teknik pernapasan yang tepat dipercaya bisa memberikan rasa tenang. Caranya, Anda cukup menarik napas dua kali lebih banyak dibandingkan saat menghembuskan.
Selanjutnya, saat menghembuskan napas, pastikan Anda melakukannya dalam empat hitungan. Sementara menarik napas delapan hitungan. Tentunya cara ini pun sangat mudah untuk dilakukan.
"Trik ini bekerja untuk 'menipu' pikiran dari yang tadinya gelisah menjadi lebih tenang dan dalam level istirahat karena adanya perubahan dari di sistem saraf simpatik menuju sistem saraf parasimpatik," papar penulis Superbetter, Jane Mcgonigal.
Lanjut Jane menjelaskan, bahwa sistem saraf parasimpatik berkaitan dengan keadaan yang membuat pikiran menjadi lebih tenang dan rileks. Sedangkan sistem saraf simpatik berhubungan dengan kemarahan atau pertengkaran.
Menariknya, teknik pernapasan ini tidak hanya bisa Anda gunakan untuk mengatasi panik. Namun, juga dipercaya bisa mengurangi migrain hingga kram otot.
Cara ini pun tentunya sudah tak asing lagi di telinga. Pasalnya saat panik, banyak orang yang menyarankan untuk menarik dan menghembuskan napas.
Dilansir dari Metro, teknik pernapasan yang tepat dipercaya bisa memberikan rasa tenang. Caranya, Anda cukup menarik napas dua kali lebih banyak dibandingkan saat menghembuskan.
Selanjutnya, saat menghembuskan napas, pastikan Anda melakukannya dalam empat hitungan. Sementara menarik napas delapan hitungan. Tentunya cara ini pun sangat mudah untuk dilakukan.
"Trik ini bekerja untuk 'menipu' pikiran dari yang tadinya gelisah menjadi lebih tenang dan dalam level istirahat karena adanya perubahan dari di sistem saraf simpatik menuju sistem saraf parasimpatik," papar penulis Superbetter, Jane Mcgonigal.
Lanjut Jane menjelaskan, bahwa sistem saraf parasimpatik berkaitan dengan keadaan yang membuat pikiran menjadi lebih tenang dan rileks. Sedangkan sistem saraf simpatik berhubungan dengan kemarahan atau pertengkaran.
Menariknya, teknik pernapasan ini tidak hanya bisa Anda gunakan untuk mengatasi panik. Namun, juga dipercaya bisa mengurangi migrain hingga kram otot.
(sbn)