Ini 3 Legenda Tongseng Khas Nusantara

Rabu, 31 Agustus 2016 - 07:21 WIB
Ini 3 Legenda Tongseng...
Ini 3 Legenda Tongseng Khas Nusantara
A A A
JAKARTA - Untuk melestarikan kekayaan kuliner Nusantara, khususnya tongseng, pecinta kuliner bisa merasakan sensasi dari tiga legenda kuliner tongseng kambing yang tak hanya lezat, juga variatif.

Ada tongseng kambing dengan sajian dan rasa otentik, tongseng dengan tingkat rasa pedas yang berbeda-beda, hingga tongseng yang disajikan dengan kuah yang meresap ke dalam daging.

Legenda kuliner pertama adalah tongseng Pondok Sate Kambing Muda Pejompongan, Jakarta milik Sukatni yang telah berdiri sejak 1994. Saking tersohornya, Pondok Sate Kambing Muda Pejompongan ini dinobatkan sebagai salah satu Duta Bango pada pelaksanaan Festival Jajanan Bango 2009.

Selain sate, tongseng juga menjadi menu favorit pengunjung karena cita rasa daging kambingnya yang sangat empuk dan berbumbu. Salah satu rahasianya adalah penggunaan nanas yang diblender saat menumis daging kambing sehingga daging terasa lebih empuk.

Selanjutnya Tongseng Petir Pak Nano di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Tongseng ini mencerminkan nama warung yang sudah berdiri sejak 1984. Tongseng kambing yang satu ini memiliki rasa pedas yang menggelegar karena penggunaan cabai rawit yang sangat banyak dan bumbu-bumbu lainnya yang juga sangat terasa.

Uniknya pecinta kuliner bisa memesan tingkat kepedasannya, mulai level PAUD (Pendidikan Anak Usai Dini), play group, hingga yang paling pedas dengan cabai lebih dari 50 biji yakni level profesor.

Legenda tongseng lainnya adalah Tongseng Kicik Pak Jede, Yogyakarta. Cara membuat tongseng kicik ini tidak jauh berbeda dengan pembuatan tongseng pada umumnya, tapi jika tongseng biasanya berkuah encer dan banyak, tongseng kicik dimasak sedemikian rupa sehingga tampilannya sekilas mirip dengan ‘baceman’. Kuah yang diresapkan sepenuhnya hanya meninggalkan sedikit kuah yang sebih mirip saus yang kental, gurih, dan berbumbu.

“Mereka adalah sumber inspirasi terbaik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, sehingga para ibu tidak perlu lagi merasa ragu mengolah tongseng dengan sajian variatif dan menggugah selera di rumah,” kata Head of Marketing Savoury and Spread PT Unilever Indonesia Tbk Meila Putri Handayani.
(tdy)
Berita Terkait
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Hidangan Alpukat ala...
5 Hidangan Alpukat ala Koki Berbintang Michelin
Berita Terkini
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
18 menit yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
57 menit yang lalu
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
1 jam yang lalu
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
2 jam yang lalu
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
5 jam yang lalu
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved