Jateng Jajaki Kerja Sama Pariwisata dengan Thailand
Kamis, 06 Oktober 2016 - 15:25 WIB
Jateng Jajaki Kerja Sama Pariwisata dengan Thailand
A
A
A
MAGELANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melakukan penjajakan kerja sama dalam bidang pariwisata, industri dan pertanian dengan Thailand. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menerima kunjungan Duta Besar Thaliand untuk Indonesia, HE Mr Paskorn Sriyaphan di Gedung Bakorwil II Kedu-Surakarta di Kota Magelang, Rabu (5/10/2016).
“Pada bulan November, Ratu Thailand akan datang ke Jakarta, Bandung dan rencananya mau ke Jawa Tengah, termasuk melihat di Prambanan dan tentu ke Jogja, termasuk ke kita di Borobudur. Ada beberapa yang menarik, Thailand karena kan khususnya Bangkok sangat terkenal. Kita menjajaki kerja sama bilateral,” kata Ganjar Pranowo.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang berasal dari kader PDI Perjuangan itu sempat menawarkan, wisata religi di Candi Borobudur mengingat penduduk Thailand mayoritas beragama Buddha. Dalam tawaran tersebut, kata Ganjar, Dubes Thailand untuk Indonesia HE Mr Paskorn Sriyaphan menyambut gembira termasuk rencara pameran bersama.
“Kita akan upayakan pascapertemuan ini, ada penerbangan dari Bangkok boleh ke Solo atau Semarang. Pak Dubes sangat antusias menindaklanjuti dari pertemuan ini,” katanya.
Selain tawaran perihal wisata religi, katanya, tawaran untuk kerja sama dalam bidang pertanian. Dalam pertemuan yang dilangsungkan secara sederhana dengan makan siang bersama salah satunya menikmati mi tersebut, Ganjar juga menawarkan kerja sama untuk menanamkan investasi di Jawa Tengah. Termasuk pula tawaran untuk mengadakan pameran bersama antara Pemrov Jateng dan Thailand yang bisa dilangsungkan di Semarang, Solo maupun Bangkok.
“Intinya kuliner, pariwisata, saya tawarkan fashion karena saya akan jualan batik. Dia (Dubes) menyambut dengan antusias. Kalau ini bisa dikerjakan dengan harapan jika bisa dikembangkan ke Semarang atau Solo, harapan kita bisa nyedot banyak wisatawan,” katanya.
Alasan penjajakan kerja sama dengan Bangkok, kata Ganjar, karena dari turis banyak negara salah satu yang dikunjungi Bangkok. Nantinya, jika dari Bangkok bisa datang ke Indonesia (Jakarta) dan Jawa Tengah melakukan kerja sama dengan harapan bisa datang langsung ke Solo atau Semarang.
“Dia ke sini menyampaikan rencana kunjungan Ratu, tapi dalam waktu yang bersamaan kita tawarkan kerja sama,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng, Prasetyo Ariwibowo menambahkan, akan menindaklanjuti tawaran kerja sama yang telah disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo dengan Dubes Thailand untuk Indonesia. Nantinya akan ditindaklanjuti dengan pembukaan rute pesawat, yang kemungkinan paling siap Solo.
“Besok pagi ada pembukaan rute baru Lion Air dari Solo, enam kota di Indonesia antara lain Denpasar, Lombok, Makassar, Samarinda, Balikpapan dan Pontianak. Jadi, home base Lion Air di Solo, nah salah satunya menyambut pembicaraan tadi yang mungkin langsung respons Bangkok-Solo dari Lion Air,” kata Prasetyo.
Menurutnya, kerja sama yang bisa dilakukan dalam waktu cepat pariwisata karena Jawa Tengah memiliki Candi Borobudur. Kemudian, untuk bandaranya Solo yang sudah siap dan pesawatnya Lion Air sudah siap lagi.
“Dalam dua minggu lagi, mereka akan datang tim teknisnya. Mereka akan menyusur rute yang dilalui dan kita bicara teknis lainnya,” ujarnya.
“Pada bulan November, Ratu Thailand akan datang ke Jakarta, Bandung dan rencananya mau ke Jawa Tengah, termasuk melihat di Prambanan dan tentu ke Jogja, termasuk ke kita di Borobudur. Ada beberapa yang menarik, Thailand karena kan khususnya Bangkok sangat terkenal. Kita menjajaki kerja sama bilateral,” kata Ganjar Pranowo.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang berasal dari kader PDI Perjuangan itu sempat menawarkan, wisata religi di Candi Borobudur mengingat penduduk Thailand mayoritas beragama Buddha. Dalam tawaran tersebut, kata Ganjar, Dubes Thailand untuk Indonesia HE Mr Paskorn Sriyaphan menyambut gembira termasuk rencara pameran bersama.
“Kita akan upayakan pascapertemuan ini, ada penerbangan dari Bangkok boleh ke Solo atau Semarang. Pak Dubes sangat antusias menindaklanjuti dari pertemuan ini,” katanya.
Selain tawaran perihal wisata religi, katanya, tawaran untuk kerja sama dalam bidang pertanian. Dalam pertemuan yang dilangsungkan secara sederhana dengan makan siang bersama salah satunya menikmati mi tersebut, Ganjar juga menawarkan kerja sama untuk menanamkan investasi di Jawa Tengah. Termasuk pula tawaran untuk mengadakan pameran bersama antara Pemrov Jateng dan Thailand yang bisa dilangsungkan di Semarang, Solo maupun Bangkok.
“Intinya kuliner, pariwisata, saya tawarkan fashion karena saya akan jualan batik. Dia (Dubes) menyambut dengan antusias. Kalau ini bisa dikerjakan dengan harapan jika bisa dikembangkan ke Semarang atau Solo, harapan kita bisa nyedot banyak wisatawan,” katanya.
Alasan penjajakan kerja sama dengan Bangkok, kata Ganjar, karena dari turis banyak negara salah satu yang dikunjungi Bangkok. Nantinya, jika dari Bangkok bisa datang ke Indonesia (Jakarta) dan Jawa Tengah melakukan kerja sama dengan harapan bisa datang langsung ke Solo atau Semarang.
“Dia ke sini menyampaikan rencana kunjungan Ratu, tapi dalam waktu yang bersamaan kita tawarkan kerja sama,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng, Prasetyo Ariwibowo menambahkan, akan menindaklanjuti tawaran kerja sama yang telah disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo dengan Dubes Thailand untuk Indonesia. Nantinya akan ditindaklanjuti dengan pembukaan rute pesawat, yang kemungkinan paling siap Solo.
“Besok pagi ada pembukaan rute baru Lion Air dari Solo, enam kota di Indonesia antara lain Denpasar, Lombok, Makassar, Samarinda, Balikpapan dan Pontianak. Jadi, home base Lion Air di Solo, nah salah satunya menyambut pembicaraan tadi yang mungkin langsung respons Bangkok-Solo dari Lion Air,” kata Prasetyo.
Menurutnya, kerja sama yang bisa dilakukan dalam waktu cepat pariwisata karena Jawa Tengah memiliki Candi Borobudur. Kemudian, untuk bandaranya Solo yang sudah siap dan pesawatnya Lion Air sudah siap lagi.
“Dalam dua minggu lagi, mereka akan datang tim teknisnya. Mereka akan menyusur rute yang dilalui dan kita bicara teknis lainnya,” ujarnya.
(nfl)