Jenahara Nasution Berhasil Sulap Kain Ulos Jadi Busana Muslim

Jum'at, 03 Februari 2017 - 21:25 WIB
Jenahara Nasution Berhasil...
Jenahara Nasution Berhasil Sulap Kain Ulos Jadi Busana Muslim
A A A
JAKARTA - Keindahan wastra Indonesia, terus dieksplorasi para desainer. Seperti halnya yang dilakukan oleh desainer busana muslim kenamaan Indonesia, Jenahara Nasution. Jenahara, berhasil menyulap kain ulos menjadi busana muslim yang bernilai tinggi.

Hal tersebut terlihat melalui pagelaran busananya yang digelar di Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC). Dengan label Jenahara Black Label, koleksi yang dihadirkan didesain secara simpel, minimalis, dan edgy.

“Koleksi kali temanya Hinauli, diambil dari bahasa batak yang artinya keindahan,” papar Jenahara di IFW 2017.

Desain tersebut pun dipertegas dengan penggunaan paket yang didominasi dengan warna hitam, merah maroon dan motif garis. Tak lupa, anak dari desainer ternama Ida Royani ini juga menambahkan detail lipit, penggunaan eyeled, potongan asimetris dan pada beberapa koleksi menggunakan teknik menumpuk atau draping.

"Aku ingin potongan yang simpel, minimalis, edgy, cutting H, dan mudah di- mix and match. Kenapa mudah di-mix and match? Karena aku merasa makin kesini banyak orang yang ingin menggunakan busana yang simpel untuk keperluan sehari-hari. Aku ingin membuat inovasi baju muslim yang mudah dipakai tanpa ribet," jelasnya.

Sementara, kain ulos yang diaplikasikan pada busana merupakan salah satu bentuk kekuatan, ketegasan dan keberanian dari seorang wanita. Diakui wanita yang akrab disapa Jena ini, dalam proses pengerjaan dirinya harus berhati-hati dalam memotongnya. Pasalnya, kain ulos memiliki nilai seni tinggi.

"Tantangan terbesar mengolah kain ulos ini adalah karena kain tradisional memiliki nilai seni yang tinggi sehingga mengolahnya tidak bisa sembarangan, pemotongan kain juga harus hati-hati," ujarnya.

Menariknya, ini juga menjadi kali pertama desainer berhijab tersebut mengolah kain ulos. “Ini pertama kalinya saya mengangkat kain khas batak, jadi sudah pasti beda treatment dengan mengolah kain polos,” pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Sukses Digelar, Indonesia...
Sukses Digelar, Indonesia Fashion Week 2024 Dihadiri 35.000 Pengunjung
Kemenparekraf Dukung...
Kemenparekraf Dukung Indonesia Fashion Week 2025, Usung Tema Ronakultura Jakarta
Pakaian Berbalut Lukisan...
Pakaian Berbalut Lukisan ‘Potrait of Love’ Karya Ian Adrian Sukses Pukau Penonton IFW 2022
IFW 2023 Sukses Digelar,...
IFW 2023 Sukses Digelar, Ditutup dengan Kemegahan Eksplorasi Sulam Karawo Gorontalo
Resmi Digelar, IFW 2022...
Resmi Digelar, IFW 2022 Hadirkan Keindahan Tanah Kalimantan
Berita Terkini
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
52 menit yang lalu
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
3 jam yang lalu
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
13 jam yang lalu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
13 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
14 jam yang lalu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
14 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved