Waspada! Penggunaan Tato Mainan pada Anak Picu Ruam

Selasa, 11 April 2017 - 03:12 WIB
Waspada! Penggunaan...
Waspada! Penggunaan Tato Mainan pada Anak Picu Ruam
A A A
JAKARTA - Orang tua harus waspada terhadap pemakaian tato henna pada anak-anak. Personel grup musik Attomic Kitten, Natasha Hamilton menceritakan pengalaman buruknya yang menimpa sang putra, Alfie saat menggunakan tato henna.

Dilansir Huffington Post, Natasha mengaku saat anaknya berusia enam tahun membuat tato henna di kakinya. Namun seminggu kemudian, tato tersebut berubah menjadi radang di kakinya berupa ruam merah di sepanjang motif tato yang dibuat.

"Ini reaksi yang mengerikan setelah anak saya membuat tato henna di kakinya saat liburan beberapa waktu lalu. Reaksinya terjadi seminggu setelah tato dibuat," tulis Natasha melalui akun Twitter @NatashaOffical.

Natasha juga mengunggah foto kondisi kaki sang anak yang tak mulus lagi. Kendati demikian, dia menilai Alfie tidak merasakan sakit sama sekali di kakinya. Dia pun berharap alergi tato henna tersebut tidak meninggalkan luka parut di kaki sang buah hati.

Terkait kejadian ini, dr Helen Webberley dari Oxford Online Pharmacy menjelaskan ada berbagai jenis henna. Dia menyarankan untuk menghindari pemakaian henna hitam karena mengandung kadar pewarna kimia paraphenylenediamine (PPD) yang tinggi.

"Henna hitam bisa meninggalkan luka parut dalam jangka panjang dan menimbulkan risiko reaksi alergi yang mengancam nyawa. Terlebih, banyak pula kios pembuatan tato atau penjaja tato tidak memiliki regulasi yang jelas," kata dr Helen.

Selain itu, ada berbagai jenis henna lainnya yang bisa menyebabkan alergi. Namun, untuk kasus seperti Alfie, bahan kimia yang terkandung dalam henna bisa membakar kulit.

"Saran saya untuk anak-anak, hindari pemakaian tato dengan henna. Ingat, henna yang asli berwarna orange kecokelatan. Jika pasta berwarna hitam atau sering disebut netral, itu tidak asli dan berbahaya," terangnya.

Sementara, reaksi yang ditimbulkan akibat pemakaian tato henna pun beragam, mulai rasa tidak nyaman, rasa terbakar di kulit, bengkak, kulit kemerahan hingga bersisik hingga luka parut permanen untuk kasus ekstrem.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
9 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
9 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
11 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
11 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved