Spons Cuci Piring Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri Berbahaya

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 02:30 WIB
Spons Cuci Piring Jadi...
Spons Cuci Piring Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri Berbahaya
A A A
JAKARTA - Anda sering cuci piring dengan spons? Nah, tahukah Anda bahwa bakteri pada spons cuci piring sangat mematikan?

Sebenarnya, peran spons cuci piring adalah untuk membuang sisa makanan di piring dan membuatnya bebas kuman setelah dicuci. Selain itu, setelah mencuci piring, kita pun biasanya kerap mencuci spons untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel. Tapi apakah itu cukup?

Sebuah studi baru mengatakan bahwa spons yang Anda gunakan untuk membersihkan piring adalah tempat berkembang biak bakteri yang dapat merusak kesehatan Anda saat kekebalan tubuh Anda menurun. Dikutip dari Boldsky, berikut adalah beberapa fakta yang wajib Anda ketahui mengenai spons pencuci piring.

1. Bagaimana spons cuci piring mempengaruhi kesehatan Anda?
Apa yang membuat spons menjadi tempat bakteri berkembang biak? Jawabannya adalah lubang pada spons tersebut.

Selain bisa menyerap air, lubang pada spons merupakan tempat cukup bagi bakteri untuk hidup bahagia dan berkembang biak. Itulah sebabnya mengapa spons cuci piring memiliki aroma kurang sedap.

2. Apakah dengan membersihkannya dapat menjadi solusi?
Anda mungkin mengira bahwa mencuci spons secara rutin atau merendamnya di air sabun sudah cukup untuk membunuh bakteri. Sayangnya itu tidak cukup.

3. Spons mengandung bakteri mematikan
Dalam sebuah studi baru, beberapa spons bekas dipelajari di bawah mikroskop dan ditemukan bahwa banyak terdapat bakteri di dalamnya yang bahkan dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti kolera, tifoid dan bahkan keracunan makanan.

4. Dapatkan air panas menghilangkannya?
Jika Anda mengira bahwa merendam spons dalam air panas sudah cukup, tidak, itu tidak membantu. Bakteri akan bersembunyi dan bisa tetap bertahan di dalam spons meskipun telah disiram air panas.

5. Lalu, apa yang harus dilakukan?
Pada intinya, jangan pernah menggunakan spons lebih dari seminggu. Jika memungkinkan, gunakan metode alami seperti sabut kelapa atau tangan untuk mencuci piring Anda. Atau gunakan spons selama beberapa hari kemudian buang dan ganti dengan yang baru.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
25 menit yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
44 menit yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
2 jam yang lalu
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
2 jam yang lalu
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
2 jam yang lalu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
2 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved