Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Berhenti Berhubungan Seks

Sabtu, 09 September 2017 - 00:42 WIB
Ini yang Akan Terjadi...
Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Berhenti Berhubungan Seks
A A A
JAKARTA - Tak hanya menyenangkan, hubungan seks juga memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan. Mulai dari membuat pasangan suami istri (pasutri) semakin intim, menyehatkan jantung hingga melangsingkan tubuh.

Namun bagaimana jika berhenti melakukan hubungan seksual? Kondisi ini bisa menyebabkan berbagai hal baik positif dan negatif. Apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Prevention.

1. Lebih mudah cemas

Peneliti asal Skotlandia menemukan pasangan yang tidak berhubungan seks merasa kesulitan saat berbicara di depan umum, dibandingkan mereka yang melakukan hubungan seks sekali dalam 2 minggu. Selama bercinta, otak melepaskan hormon endorfin dan oksitosin yang mampu memberikan perasaan senang.

2. Meningkatkan risiko kanker prostat

Penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association menunjukkan bahwa pria yang rutin bercinta mengalami penurunan risiko kanker prostat sebanyak 20%. Hal ini berkat ejakulasi yang menghilangkan zat yang berpotensi berbahaya terhadap prostat.

3. Menurunkan risiko infeksi saluran urine
80% kasus infeksi saluran kencing terjadi kurang dari 24 jam setelah bercinta. Selama berhubungan seks, bakteri di Miss V bisa menyebar ke uretra dan menyebabkan infeksi. Saat berhenti melakukan hubungan seksual, risiko ini akan berkurang serta bisa menghilangkan risiko nyeri saat buang air kecil.

4. Meningkatkan risiko disfungsi ereksi

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Medicine menemukan, bahwa pria yang jarang berhubungan seks dua kali lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi dibandingkan mereka yang melakukannya seminggu sekali atau lebih. Seks yang dilakukan lebih sering dapat membantu melestarikan fungsi vital pria seperti latihan fisik yang membantu mempertahankan kekuatan tubuh.

5. Mudah terserang flu dan batuk

Penelitian yang dilakukan oleh Wilkes-Barre University di Pennsylvania menunjukkan, bahwa orang yang melakukan seks satu atau dua kali seminggu memiliki peningkatan kekebalan tubuh sebanyak 30% dalam immunoglobulin (IgA). Immunoglobulin merupakan salah satu perlindungan pertama terhadap serangan virus seperti flu.
(alv)
Berita Terkait
Sex Education 3 Akhirnya...
Sex Education 3 Akhirnya Syuting, Ini Video dari Para Pemainnya
7 Kebiasaan yang Dapat...
7 Kebiasaan yang Dapat Membantu Pasangan Memiliki Kehidupan Seks Menyenangkan
Bocoran Sex Education...
Bocoran 'Sex Education 3': Karakter Otis Bakal Berubah!
Ini Makanan dan Minuman...
Ini Makanan dan Minuman yang Bisa Melemahkan Syahwat
Kenali Tanda-Tanda Wanita...
Kenali Tanda-Tanda Wanita Orgasme, Penting Diketahui
10 Teori untuk Serial...
10 Teori untuk Serial Sex Education 3, Otis Malah dengan Ruby?
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
2 jam yang lalu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
2 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
3 jam yang lalu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
3 jam yang lalu
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
4 jam yang lalu
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
4 jam yang lalu
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved