Perasaan Cemas dan Cara Mengatasinya

Kamis, 05 Oktober 2017 - 15:20 WIB
Perasaan Cemas dan Cara...
Perasaan Cemas dan Cara Mengatasinya
A A A
JAKARTA - Perasaan cemas kerap hinggap pada seseorang, tanpa didahului dengan pemicu yang jelas. Kendati sesuatu yang dianggap lumrah, namun cemas bisa berdampak terhadap hilangnya konsentrasi orang yang mengalaminya.

Untuk mengatasinya, terlebih dahulu alangkah baiknya mengenal tentang hal-hal yang berkaitan dengan cemas itu. Berikut beberapa permasalahan yang ada di seputar perasaan cemas, dilansir The Sun.

Apa itu kecemasan?
Kecemasan adalah perasaan normal, juga dikenal sebagai respons fight or flight. Bila disajikan dengan stres atau bahaya, tubuh memompa adrenalin ke tubuh, memungkinkannya mengatasi situasi yang ada.

Namun, kecemasan bisa menjadi masalah saat respons ini dianggap tidak perlu, entah karena bahayanya tidak terlalu parah, atau sebenarnya tidak ada bahaya sama sekali. Gangguan kecemasan dapat berkembang sebagai akibat dari sejumlah faktor, termasuk stres, genetika dan lingkungan masa kecil.

Apa saja gejala kecemasan?
Menurut Anxiety UK, tanda-tanda kecemasan bisa dibagi menjadi gejala fisik dan psikologis. Anda mungkin tidak mengalami semuanya, tapi mungkin salah satunya pernah dialami. Gejala fisiknya meliputi:

-Detak jantung cepat
-Sesak napas
-Dada sesak
-Mulut kering
-Mual
-Sering untuk buang air kecil/buang air besar
-Gemetar
-Berkeringat
-Kesemutan

Sementara itu, gejala psikologis meliputi:
-Tegang
-Agitasi
-Takut kehilangan kendali
-Ketakutan bahwa sesuatu bencana akan terjadi (seperti pemadaman listrik, perampasan, serangan jantung atau kematian)
-Sifat lekas marah

Gejala serangan panik bisa terasa mirip dengan serangan jantung, karena sering kali melibatkan pernapasan cepat, nyeri dada dan kesemutan.

Bagaimana kecemasan diobati?
Jika Anda pikir Anda mungkin menderita kegelisahan, dokter umum Anda seharusnya menjadi port panggilan pertama Anda. Dokter biasanya menyarankan untuk mengobati kecemasan dengan perawatan psikologis sebelum memberi resep obat.

Teknik self-help, perubahan gaya hidup seperti olahraga dan menghindari kafein, dan terapi perilaku kognitif semuanya bisa membantu. Namun, dalam kasus di mana pengobatan dianggap perlu, dokter Anda mungkin menawarkan jenis obat antidepresan untuk mengurangi gejala Anda.

Jika tidak sesuai, dokter umum Anda mungkin menawarkan pregabalin sebagai gantinya, yang biasanya digunakan untuk mengobati epilepsi, namun dapat juga membantu untuk kecemasan.

Sementara itu, untuk menghilangkan kegelisahan jangka pendek, benzodiazepin seperti diazepam dapat ditawarkan - namun tidak ditentukan dalam waktu lama karena risiko kecanduan.
(nfl)
Berita Terkait
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
13 Tanda Seseorang Miliki...
13 Tanda Seseorang Miliki Masalah Kesehatan Mental
ESQ Ajak Siswa Peduli...
ESQ Ajak Siswa Peduli Kesehatan Mental, Salah Satunya Jadi Pendengar yang Baik
Jakarta Childrens Growth...
Jakarta Children's Growth Center dan Jakarta Adult Psychology Center One Stop Solution Kesehatan Mental
Jaga Kesehatan Mental...
Jaga Kesehatan Mental dengan Cerdik, Begini Caranya
Optimalkan Kesejahteraan...
Optimalkan Kesejahteraan Fisik dan Mental Anak di Usia Dini
Berita Terkini
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
10 jam yang lalu
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
10 jam yang lalu
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
11 jam yang lalu
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
14 jam yang lalu
Bukan Cuma Mencegah...
Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
14 jam yang lalu
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
15 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved