Waspada! Pijatan di Leher Bisa Merusak Saraf

Rabu, 11 Oktober 2017 - 12:06 WIB
Waspada! Pijatan di...
Waspada! Pijatan di Leher Bisa Merusak Saraf
A A A
JAKARTA - Saat tubuh terasa letih, tak sedikit yang melakukan pijatan di bagian leher. Namun, Anda harus waspada, utamanya saat melakukan perawatan di salon seperti creambath dan potong rambut. Pasalnya pengunjung mendapatkan layanan ekstra berupa pijatan di bagian kepala hingga leher.

Pijatan di leher dinilai bisa menyebabkan masalah kesehatan berupa rusaknya saraf frenikal yang bertugas mengendalikan diafragma untuk sistem pernapasan. Untuk itu, dokter di Medanta India, dr Anand Jaiswal memperingatkan untuk berhati-hati memijat leher saat di salon.

"Pijat leher dan tengkuk leher yang dilakukan pemangkas rambut setelah pemotongan rambut dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sendi leher dan jaringan sekitarnya, otot atau saraf atau bahkan menyebabkan kelumpuhan diafragma bilateral," kata dr Jaiswal seperti dilansir Times of India.

Sebelumnya, seorang pria bernama Kumar diketahui mengalami kelumpuhan diafragma setelah mendapatkan pijatan di leher. Akibat kondisi ini, dia harus mendapatkan bantuan ventilator untuk bernapas sepanjang hidupnya. Hal ini dikaitkan dengan tidak berfungsinya jantung atau paru-paru.

"Saat memeriksanya, kami melihat Kumar memiliki pola pernapasan yang paradoks. Dadanya bergerak ke arah dalam, bukannya meluas. Gerakan dada yang abnormal ini mempengaruhi pola pernapasan dan menyebabkan penurunan kadar oksigennya darahnya," ujarnya.

Umumnya, pernapasan yang tidak normal disebabkan oleh rusaknya saraf frenik. Kerusakan ini terjadi karena adanya keretakan pada leher akibat pemijatan oleh tukang cukur. Sementara dokter dari rumah sakit Neo India, dr Shakir Husain mengatakan pijat leher dapat menyebabkan kerobekan pada arteri vertebralis.

"Jika robeknya kecil, itu akan sembuh secara alami. Pengencer darah harus diberikan selama dua sampai tiga bulan, tapi dalam beberapa kasus, operasi harus dilakukan untuk membersihkan aneurisma akibat robekannya," ungkap dr Husain.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
2 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
2 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
3 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
3 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
4 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved