Kurangi Konsumsi Gula, Tekan Risiko Diabetes

Kamis, 16 November 2017 - 12:19 WIB
Kurangi Konsumsi Gula,...
Kurangi Konsumsi Gula, Tekan Risiko Diabetes
A A A
JAKARTA - Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka penderita diabetes yang semakin bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan International Diabetes Federation tahun 2015, penderita diabetes di Indonesia mencapai 10 juta orang dan menjadikan diabetes sebagai pembunuh nomor tiga di Indonesia. Mengurangi gula sudah menjadi anjuran yang terus digaungkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Dalam hal ini, peran ibu menjadi krusial sebagai pilar nutrisi keluarga (nutritional gatekeeper ) karena ibu menjadi penentu makanan dan minuman yang dikonsumsi untuk keluarganya,” kata Dr dr Em Yunir SpPD-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam RSCM, dalam kampanye “Hands4 Diabetes” pada acara Jakarta Diabetes Walk 2017 yang diadakan Tropicana Slim berkolaborasi dengan RSCM dan PT Sun Life Financial di Jakarta.

Noviana Halim, Tropicana Slim Brand Manager, menyampaikan, menurut anjuran Kemenkes RI, batas maksimum konsumsi gula seseorang hanya empat sendok makan. Dalam praktiknya, banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsinya lebih dari itu.

Apalagi semakin menjamurnya makanan dan minuman manis kekinian yang ada saat ini. Sebagai alternatif, Tropicana Slim hadir sebagai pemanis rendah kalori yang mampu menjadi alternatif pemberi rasa manis yang lebih sehat.

“Pemanis rendah kalori sebagai pengganti gula pasir sudah lazim dipakai sebagai alternatif pengganti gula. Apalagi sudah mendapatkan izin edar dari BPOM sehingga sudah terbukti aman dikonsumsi,” beber dr Em Yunir Shierly Ge, VP-Head of Marketing PT Sun Life Financial Indonesia.

Ia memaparkan, berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1.501 orang di lima negara Asia, termasuk Indonesia, 2 dari 3 orang di Indonesia menganggap kesehatan mereka baik. Namun, mereka masih sering merasa stres.

Selain itu, 6 dari 10 orang Indonesia juga tidak pernah olahraga rutin dan 1 dari 3 orang Indonesia kurang tidur atau tidur kurang dari 6 jam/hari. Hasil tersebut cukup ironis ketika mereka merasa sehat, namun sebenarnya kurang menjalani pola hidup sehat.

“Padahal, faktor gaya hidup, seperti nutrisi yang kita konsumsi dan aktivitas fisik yang kita lakukan, memegang peranan penting agar kita dapat hidup sehat, bebas tanpa diabetes,” kata Shierly. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Peringatan Hari Diabetes...
Peringatan Hari Diabetes Sedunia di Stasiun Tanah Abang
Peluncuran Kampanye...
Peluncuran Kampanye GESIT Untuk Edukasi Diabetes
Terapi HbA1c Jadi Andalan...
Terapi HbA1c Jadi Andalan Baru Kendalikan Diabetes, Hadir di Bintaro
5 Langkah Menurunkan...
5 Langkah Menurunkan Risiko Penyakit Jantung terkait Diabetes, Pertahankan Berat Badan
7 Penyakit Komplikasi...
7 Penyakit Komplikasi Jika Diabetes Tidak Segera Diobati, Cegah sebelum Terlambat
DiabetaCare Dukung Penderita...
DiabetaCare Dukung Penderita Diabetes Hidup Sehat lewat Kampanye GESIT
Berita Terkini
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
33 menit yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
49 menit yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
2 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
3 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
3 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
4 jam yang lalu
Infografis
10 Kota dengan Konsumsi...
10 Kota dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved