Kelompok Usia Produktif Rentan Terkena Tuberkulosis

Rabu, 29 November 2017 - 02:55 WIB
Kelompok Usia Produktif...
Kelompok Usia Produktif Rentan Terkena Tuberkulosis
A A A
JAKARTA - Tuberkulosis (TB) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia terutama negara-negara yang sedang berkembang. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban penyumbang penderita TB terbesar di dunia.

Penyakit TB di Indonesia sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diatasi. Survei memperkirakan prevalensi TBC sebesar 660/100.000 atau berarti bahwa 0,65% populasi Indonesia menderita TB, atau setara 1.600.000 kasus TB, dimana tiap tahun terjadi 1.000.000 kasus baru.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan dr. Wiendra Waworuntu mengatakan bahwa usia produktif lebih rentan terkena TB. Ini karena di usia tersebut, orang yang melakukan kegiatan aktif tanpa menjaga kesehatan berisiko lebih mudah terserang TB.

"Tuberkulosis diketahui paling banyak menyerang kelompok usia produktif, dimana potensi kehilangan produktivitas sangat besar apabila penyakit ini tidak terdeteksi dan tidak ditangani dengan benar. Sebagai negara endemik tuberkulosis, maka beban dan kompleksitas yang ditimbulkan sangat besar mengingat penularannya yang cepat dan pengobatan yang lama. Rendahnya pengetahuan terhadap tuberkulosis menyebabkan rendahnya angka penemuan kasus. Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 68% atau 676.000 kasus tuberkulosis yang tidak terdeteksi dan tidak dilaporkan," papar dia.

Untuk itu, cara terbaik untuk mempercepat penanggulangan tuberkulosis di Indonesia adalah melalui kolaborasi terpadu untuk menyebarluaskan informasi tentang penyakit tuberkulosis. Pasalnya penyebaran informasi sangat penting.

"Sebagai salah satu penyakit endemik prioritas di Indonesia yang perlu dieliminasi secara strategis dan masif melalui kolaborasi berbagai pihak," kata dia.

Berdasarkan permasalahan tersebut, kampanye nasional penanggulangan TB melalui TOSS TB (Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh) diharapkan bisa menjadi sarana penyampaian informasi dan edukasi mengenai TB kepada masyarakat luas dalam deteksi dini penyakit TB ini.

Berdasarkan hasil survei, penyebaran Video-Blogging atau yang biasa dikenal dengan Vlog melalui media online saat ini, diyakini efekif untuk mencegah penyebaran TB. Metode seperti ini lebih diminati oleh masyarakat saat ini terutama dalam konten penyebaran informasi.
(alv)
Berita Terkait
Erha Ultimate Dukung...
Erha Ultimate Dukung Penyembuhan Penderita Tuberkulosis di Indonesia
Pemerintah dan Swasta...
Pemerintah dan Swasta Perkuat Komitmen untuk Tangani Penyakit TB di Indonesia melalui Kemitraan Komprehensif
Diagnosis Dini dan Pengobatan...
Diagnosis Dini dan Pengobatan bagi Penderita TB-HIV melalui Uji LF-LAM
Stop TB Partnership...
Stop TB Partnership Indonesia Perkuat Dukungan atas Upaya Penanggulan Tuberkolosis di Tanah Air
Riset Operasional Tuberkulosis
Riset Operasional Tuberkulosis
Proteksi Dini, Nakes...
Proteksi Dini, Nakes di Parepare Jalani Skrining Tuberkulosis
Berita Terkini
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
25 menit yang lalu
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
10 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
10 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
10 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
11 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
11 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved