Penderita Kanker di Indonesia Akan Naik 7 Kali Lipat pada 2030

Kamis, 25 Januari 2018 - 18:30 WIB
Penderita Kanker di...
Penderita Kanker di Indonesia Akan Naik 7 Kali Lipat pada 2030
A A A
JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa pada tahun 2030 jumlah penderita kanker di Indonesia akan meningkat tujuh kali lipat. Kanker paru, hati, usus, kolorektal, payudara dan serviks merupakan beberapa jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia.

"Sel kanker memiliki perkembangan yang abnormal, dapat menyebar dan menyerang sel normal lain layaknya teroris dan sel ini tidak memiliki waktu tenggat hidup. Jika sel teroris ini sudah menyebar ke organ-organ lain, pemberantasan penyakit kanker secara tuntas sangat sulit dicapai," ujar Ahli Onkologi dan Konsultan Spesialis The Cancer Center Singapore Medical Group (SMG), Dr. Wong Seng Weng saat temu media di Hong Kong Cafe, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Untuk mengurangi risiko penyebaran sel kanker lebih meluas, Dr Wong pun menekankan pentingnya melakukan pendeteksian dini melalui pap smear, kolonoskopi, mamograf hingga pengecekan darah. Pemeriksaan ini pun harus dilakukan secara rutin.

"Sekarang harus lakuin pap smear atau kolonoskopi biar akurat dan secara keseluruah. Ada yang bilang deteksi kanker lewat cek darah itu cukup tapi nggak, harus dilakukan secara keseluruhan dan sedini mungkin. Karena kanker tumbuh dengan cepat, kalau ditemukan satu sentimenter kanker, berati ada satu triliun sel kanker," kata Dr Wong.

Sementara, beberapa hal bisa menjadi penyebab seseorang berisiko mengidap kanker. Salah satunya faktor keturunan hingga gaya hidup yang tidak sehat. Karena itu, Dr Wong pun menyarankan untuk menjalankan gaya hidup sehat dengan menjaga asupan makanan dan rutin berolahraga.

"Penyebab kanker salah satu yang bisa dikontrol itu lifestyle atau gaya hidup. Rokok salah satu penyebab kanker. Makanan seperti ham, sosis terbukti menjadi penyebab kanker terbesar," kata dia.
(alv)
Berita Terkait
Opsi Pengobatan Makin...
Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Lewat Unggahan Positif,...
Lewat Unggahan Positif, Masyarakat Peduli Kanker Bisa Berdonasi Tanpa Sumbang Uang
Ibu-ibu Bhayangkari,...
Ibu-ibu Bhayangkari, Jalasenastri, dan Persit di Sikka Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara
3 Kanker Paling Mematikan...
3 Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Waspadai Sejak Dini
Kenali Risiko dan Gejala...
Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
9 Hal Mengejutkan yang...
9 Hal Mengejutkan yang Bisa Menyebabkan Kanker, dari Teh Panas hingga Alat Kontrasepsi
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
10 jam yang lalu
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
11 jam yang lalu
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
11 jam yang lalu
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
12 jam yang lalu
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
12 jam yang lalu
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
12 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved