Mutasi Gen Penyebab Kanker Paru

Kamis, 22 Februari 2018 - 15:30 WIB
Mutasi Gen Penyebab...
Mutasi Gen Penyebab Kanker Paru
A A A
JAKARTA - Kendati orang yang tidak merokok tidak bebas dari ancaman kanker paru, tetap saja perokok adalah kelompok yang paling berisiko terkena penyakit mematikan ini.

Dr Wong Seng Weng MBBS MRCP(UK) FAMS (Medical Oncology) mengatakan, seseorang yang merokok satu pak dalam sehari selama 40 tahun akan meningkatkan risiko terkena kanker paru hingga 20 kali dibandingkan orang yang tidak merokok.

Maka itu, Medical Director & Consultant Medical Oncologist dari The Cancer Centre Paragon Medical & Mt Elizabeth Novena Specialist Centre ini menyarankan untuk tidak merokok sama sekali sebelum terlambat, mengingat perjalanan penyakit kanker paru juga cepat.

Adapun mereka yang tidak merokok juga memiliki peluang menderita kanker paru. “Dari pengalaman klinis saya, banyak wanita Asia yang tidak pernah merokok, tetapi terkena (kanker paru). Memang betul riwayat keluarga bisa meningkatkan risiko, tetapi biasanya faktor ini tidaklah kuat,” beber dr Wong kepada KORAN SINDO .

Kanker paru yang diderita mereka yang tidak merokok tidaklah sama dengan yang ditemukan pada perokok. Sebab, paru pada kelompok yang tidak merokok cenderung disebabkan adanya perubahan genetik yang dikenal dengan mutasi epidermal growth factor receptor (EGFR).

EGFR berfungsi sebagai reseptor atau penerima protein dan mengatur pertumbuhan dan perkembangan sel. Jika terpapar karsinogen (bahan penyebab kanker), maka EGFR dapat tumbuh tanpa terkontrol dan berkembang menjadi sel kanker.

“Jika ada mutasi ini, pengobatan kanker yang disarankan adalah pengobatan terbaru, yaitu terapi target yang dikenal dengan tyrosine kinase inhibitor ,” ucapnya. Adapun terpaan radiasi juga diyakini menjadi aspek yang bisa mengembangkan kanker paru, terutama jika seseorang banyak bersentuhan dengan radiasi dalam pekerjaannya.

Sementara itu, mengenai polusi lingkungan, dr Wong menyebutkan, hal tersebut juga sangat memengaruhi penyakit ini. Menurutnya, perokok aktif akan memiliki risiko terkena kanker paru sampai 25%. Polutan lain, seperti asbes, juga bersifat karsinogenik. Secara global, sekitar 1,8 juta penduduk dunia didiagnosis kanker paru dan 1,6 juta meninggal akibat penyakit yang menyerang organ paru tersebut.

Studi Globocan International Agency for Research on Cancer (IARC) menyebutkan bahwa penyakit kanker paru merupakan penyebab kematian utama akibat kanker pada penduduk pria, yaitu 30%, dan penyebab kematian kedua akibat kanker pada penduduk wanita dengan persentase 11,1%. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2013 menyebutkan, prevalensi kanker untuk semua kelompok umur di Indonesia 1,4 per mil atau 347.392 orang. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Opsi Pengobatan Makin...
Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Lewat Unggahan Positif,...
Lewat Unggahan Positif, Masyarakat Peduli Kanker Bisa Berdonasi Tanpa Sumbang Uang
Ibu-ibu Bhayangkari,...
Ibu-ibu Bhayangkari, Jalasenastri, dan Persit di Sikka Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara
3 Kanker Paling Mematikan...
3 Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Waspadai Sejak Dini
9 Hal Mengejutkan yang...
9 Hal Mengejutkan yang Bisa Menyebabkan Kanker, dari Teh Panas hingga Alat Kontrasepsi
Kenali Risiko dan Gejala...
Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
Berita Terkini
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
6 jam yang lalu
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
7 jam yang lalu
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
9 jam yang lalu
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
9 jam yang lalu
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
9 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved