Nyeri yang Menyertai Sakit gigi

Kamis, 19 April 2018 - 13:34 WIB
Nyeri yang Menyertai...
Nyeri yang Menyertai Sakit gigi
A A A
JAKARTA - Ketika mengeluh sakit gigi, bukan hanya area gigi dan gusi yang terasa nyeri, namun rasa sakit juga menjalar ke leher, pundak, bahkan kepala.

Ya, sakit gigi umumnya membuat aktivitas kita terganggu. Terlebih apabila rasa sakit itu juga terasa sampai bagian lain. Kenapa hal ini bisa terjadi? Dijelaskan oleh drg Imelda Sari dari Rumah Sakit Husada Jakarta, sakit gigi terkadang bisa menyebabkan rasa sakit ke bagian lain seperti pundak, leher, tak terkecuali mata.

“Hal ini terjadi karena saraf pada gigi juga terhubung dengan beberapa saraf di kepala, yang efeknya mengganggu bagian atau organ tubuh yang lain,” imbuh drg Imelda. Sebab, gigi dipersatukan oleh saraf neuve trigeminal yang terhubung ke bagian mata, rahang atas, rahang bawah.

Itu sebabnya kalau sedang sakit gigi, bagian lain di kepala juga jadi tidak enak. Misalnya, kepala menjadi pusing. Saraf neuve trigeminal yang terhubung ke bagian mata, rahang atas, rahang bawah membuat sakit gigi menyebar ke bagian lain.

Nah, umumnya rasa sakit yang berlebihan hingga menyebabkan nyeri di kepala terus-menerus bukan karena sakit gigi yang ringan. Kondisi ini biasanya dikarenakan terdapat lubang pada gigi yang cukup besar. “Kalau (gigi) sudah infeksi, kepala biasanya akan terasa sangat nyeri,” ujarnya.

Begitu pula yang terjadi pada gigi bungsu yang sering kali baru tumbuh di usia dewasa, rasa nyeri yang mendera kepala bisa lebih menyakitkan. Kalau tumbuhnya gigi tidak benar atau terhalang dan gigi bungsu tidak bisa keluar efeknya akan lebih sakit lagi.

Kepala menjadi nyeri karena saraf yang terhubung tadi. “Bahkan pada beberapa pasien ada juga yang sampai tidak bisa buka mulut,” kata drg Imelda. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak hanya membawa anak ke dokter gigi apabila ada masalah gigi saja.

Sebaliknya anak harus diperiksakan gigi ke dokter gigi secara rutin ada atau tidak masalah. “Justru, tanpa keluhan pun, kita harus ke dokter gigi untuk sekadar membersihkan plak. Dan hal ini sudah bisa dilakukan sejak usia anak,” katanya.

Sebenarnya sejak gigi anak tumbuh pun sudah bisa diperiksa ke dokter gigi. Pertumbuhan gigi pada balita dimulai di usia 6 bulan. Namun, ada pula yang baru tumbuh pada usia 9 bulan ke atas. Nah, kondisi ini wajib dimanfaatkan ibu untuk mengajarkan anaknya betapa pentingnya menyikat gigi. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Hati-hati, Ini Dampak...
Hati-hati, Ini Dampak Buruk Mencabut Gigi Memakai Benang
Hydroxyapatite vs Fluoride,...
Hydroxyapatite vs Fluoride, Kandungan Alami yang Semakin Diandalkan untuk Kesehatan Gigi Anak
3 Cara Tepat Merawat...
3 Cara Tepat Merawat Kesehatan Gigi Anak agar Terhindar dari Masalah Serius
Apakah Membiarkan Gigi...
Apakah Membiarkan Gigi Ompong Bahaya untuk Kesehatan?
4 Cara Membersihkan...
4 Cara Membersihkan Sikat Gigi agar Bebas Kuman, Nomor 3 Paling Gampang
8 Cara Mencegah dan...
8 Cara Mencegah dan Mengobati Gigi Sensitif, Nomor 7 Paling Mudah
Berita Terkini
Dua Lipa Resmi Menikah...
Dua Lipa Resmi Menikah dengan Callum Turner dalam Upacara Romantis di London
13 menit yang lalu
Jelang Nikah dengan...
Jelang Nikah dengan Justin Hubner, Jennifer Coppen Gelar Bridal Lunch Bertema Bridgerton
35 menit yang lalu
Anang dan Ashanty Berhaji,...
Anang dan Ashanty Berhaji, Azriel Minta Didoakan agar Pernikahannya Lancar
1 jam yang lalu
Azriel Bakal Wisuda...
Azriel Bakal Wisuda Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Sebut Kado Terbesar Tahun Ini
1 jam yang lalu
Masjid Apung Ancol Segera...
Masjid Apung Ancol Segera Hadir, Ikon Wisata Religi Baru di Tengah Laut Jakarta
1 jam yang lalu
Fakta Mengejutkan! Keluarga...
Fakta Mengejutkan! Keluarga Miskin Lebih Banyak Beli Rokok daripada Lauk-Pauk
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved