Penyakit Jantung di Indonesia Semakin Diperhatikan

Jum'at, 27 April 2018 - 13:07 WIB
Penyakit Jantung di...
Penyakit Jantung di Indonesia Semakin Diperhatikan
A A A
JAKARTA - Sebanyak 50 Puskesmas di dua provinsi dengan risiko penyakit jantung tinggi di Indonesia menjadi sasaran program kerja sama World Heart Federation (WHF) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) mendapatkan dukungan Pfizer.

Dari jumlah tersebut, diharapkan 2.500 orang di 35 Puskesmas di Provinsi Sulawesi Selatan dan 15 puskesmas di Provinsi Bangka Belitung akan menjadi subyek penelitian eksperimental, edukasi publik dan strategi intervensi lainnya yang dikoordinasikan pelaksanaannya oleh PERKI yang akan bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia, perguruan tinggi dan klub jantung sehat setempat.

Cepatnya perubahan perkembangan situasi terkait penyakit jantung di Indonesia, terutama menyangkut faktor risiko dan hambatan yang ditimbulkan akibat penyakit yang menjadi penyebab 37% kematian (data WHO Non-Communicable Diseases (NCD) Country Profiles, 2014) di Indonesia ini, telah mendorong WHF dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) didukung Pfizer, melakukan riset untuk mengkaji penyakit jantung dalam skala dan konteks lokal Indonesia.

Penelitian dan program kerja sama akan berlangsung selama 18 bulan, dikemas dalam payung Independent Grant for Learning and Change (IGLC) Pfizer untuk merumuskan upaya-upaya yang lebih baik agar dapat meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka dengan penyakit jantung dan yang memiliki risiko tinggi atas penyakit ini di Indonesia.

"Kerja sama ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi dan memitigasi berbagai profil faktor-faktor risiko penyakit jantung di wilayah Indonesia dengan populasi yang memiliki risiko penyakit jantung tertinggi,” jelas Dr. dr. Ismoyo Sunu, Sp.JP(K), Ketua Umum PERKI melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia dari 2007-2013, terdapat peningkatan signifikan atas kematian akibat penyakit jantung dan faktor-faktor risiko penyakit jantung di Indonesia.

Dari hasil riset ini pula diketahui bahwa provinsi Sulawesi Selatan dan Bangka Belitung mewakili provinsi dengan jumlah risiko penyakit jantung yang tinggi dan ditandai oleh tingginya jumlah populasi perokok, jumlah pasien dengan tingkat kolesterol tinggi dan banyaknya kasus tekanan darah tinggi dan diabetes.

”Penyakit jantung kian mengkhawatirkan akibat dampak yang ditimbulkannya, baik dari sisi ekonomi karena menurunnya produktivitas pada penderita di usia produktif, maupun risiko kematian yang tinggi," kata Anil Argilla, Presiden Direktur Pfizer Indonesia.

Target utama dari penelitian PERKI adalah para pasien dengan penyakit jantung dan mereka yang memiliki faktor risiko terkena penyakit jantung di dua provinsi tersebut. Pemangku kepentingan lain yang diteliti adalah para petugas kesehatan di lembaga kesehatan tingkat pertama, yakni puskesmas di lokasi tertentu pada dua provinsi tersebut, fakultas kedokteran di universitas setempat, pemimpin masyarakat dan organisasi kesehatan jantung.

Hasil penelitian akan disebarluaskan melalui seminar atau simposium tingkat nasional maupun internasional, bersama dengan publikasi melalui jurnal nasional maupun internasional dan akan dilaporkan ke Kementrian Kesehatan untuk digunakan dalam pembuatan kebijakan dan agar dapat diaplikasikan di lokasi-lokasi lainnya di Indonesia.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
37 menit yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
53 menit yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
2 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
3 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
3 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved