Lap Dapur Bisa Menjadi Tempat Berkembang Biak Bakteri Berbahaya

Jum'at, 06 Juli 2018 - 07:30 WIB
Lap Dapur Bisa Menjadi...
Lap Dapur Bisa Menjadi Tempat Berkembang Biak Bakteri Berbahaya
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Universitas Mauritius menunjukkan bahwa lap dapur dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri yang secara alami hidup di usus manusia. Bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan dan berbagai penyakit lainnya yang ditularkan melalui makanan.

Selama sebulan, peneliti mengkultur 100 lap dapur yang sudah digunakan berulang kali tanpa mencucinya. Hasilnya, dari 49 sampel yang positif mengandung bakteri usus, sekitar 36,7% mengandung bakteri coliform, 36,7% bakteri enterocoocus dan 14,3% bakteri s.aureus.

"Dalam penelitian ini kami mencari tahu faktor lap dapur dalam kontaminasi silang di dapur dan juga faktor lain yang berpengaruh pada profil mikroba dan jumlahnya di lap dapur," ujar peneliti Susheela D.Biranjia-Hurdoyal Ph.D seperti dilansir dari Healthline.

Penelitian ini juga menemukan fakta lain bahwa tipe dan jumlah bakteri berbeda-beda. Hal ini tergantung pada besar kecilnya keluarga, kehadiran anak, status sosioekonomi, pola makan dan jenis lap yang digunakan. Seperti s.aureus yang biasanya terdapat di kulit, hidung dan tenggorokan banyak ditemukan di lap keluarga yang memiliki anak dan status ekonomi rendah.

Sedangkan bakteri e.coli biasanya terdapat di lap dapur pada mereka yang gemar konsumsi daging. Umumnya, e.coli ditemukan pada feses manusia. Sementara lap dapur yang biasa digunakan untuk mengeringkan peralatan dapur, mengeringkan tangan hingga mengelap permukaan dapur ditemukan lebih banyak bakteri. Lap dapur lembab dan basah juga menjadi tempat favorit kuman dibanding lap kering.

Bakteri seperti e.coli dan s.aureus bisa dihubungkan dengan keracunan makanan yang menyebabkan penderitanya muntah, mual, diare, sakit perut hingga demam. "Proses pengolahan makanan yang tidak higienis dan juga sanitasi bisa membuat bakteri-bakteri itu berakhir di dapur dan memicu penyakit," kata spesialis penyakit infeksi Dr.Bruce Ruben.

Untuk mencegah berkembang biaknya bakteri dan penyakit, Pakar mikrobiologi Charles Gerba Ph.D menyarankan untuk mencuci lap dapur lebih sering. Selain itu, penting juga melakukan disinfektan permukaan dapur secara berkala pada bagian rak dan pegangan kulkas khususnya setelah memasak daging, telur dan susu.

"Penyebab kontaminasi bakteri di dapur adalah tangan kita. Karena itu mencuci tangan dengan sabun harus sering dilakukan," papar Gerba.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
27 menit yang lalu
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
57 menit yang lalu
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
2 jam yang lalu
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
12 jam yang lalu
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
14 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved