Anak Anda Tumbuh Lebih Lambat? Kenali Penyebabnya

Senin, 30 Juli 2018 - 15:03 WIB
Anak Anda Tumbuh Lebih...
Anak Anda Tumbuh Lebih Lambat? Kenali Penyebabnya
A A A
JAKARTA - Growth Hormone Deficiency (GHD) merupakan kondisi, dimana tubuh tidak dapat memproduksi hormon pertumbuhan dengan maksimal sehingga mengakibatkan pertumbuhan anak menjadi tidak optimal.

Anak-anak penderita Growth Hormone Deficiency umumnya memiliki kondisi yang normal saat lahir, namun keterlambatan pertumbuhan baru terlihat beberapa tahun kemudian.

"GHD itu muncul ketika tubuh anak tidak mampu menghasilkan hormon pertumbuhan yang cukup untuk pertambahan ukuran tubuh sesuai usianya. Hormon pertumbuhan membantu anak-anak agar tumbuh tinggi," kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR Dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp. A(K).

"Anak dengan GHD mengalami pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan anak seusianya. Umumnya mereka mengalami keterlambatan pertumbuhan hingga 2 inci (5,08 cm) per tahun dan terlihat lebih gemuk dan muda untuk usianya," tambahnya.

Selain itu, perkembangan tulang yang lemah juga merupakan pertanda hormon pertumbuhan tidak mencukupi. Meski bukan penyakit keturunan, namun dalam jumlah kecil GHD ditemukan pada kakak beradik. Sementara saat ini, permasalahan GHD sebagai salah satu penyebab anak tumbuh pendek belum mendapat kesadaran yang cukup.

Masih banyak orang tua yang belum memahami kondisi ini. Di mana angka kejadian defisiensi hormon pertumbuhan diestimasikan terjadi pada 1:4000 sampai 1:10.000 anak. Ada pemahaman orang tua bahwa anak yang tumbuh tidak optimal hanya disebabkan oleh gizi yang tidak sempurna.

Padahal terapi yang terlambat dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada anak di masa mendatang sehingga diperlukan deteksi dini untuk menentukan terapi yang tepat.

"Para orang tua memiliki kewajiban untuk memperhatikan setiap fase pertumbuhan anaknya. Kenapa? Karena Indonesia memiliki target Suistainable Development Goals di tahun 2030 yang tujuannya adalah menurunkan penderita stunting dan anak pendek. Hampir 40% atau 4 dari 10 anak Indonesia tumbuh pendek. Ini berbahaya bila anak tumbuh pendek," tandasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
1 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
2 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
3 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
3 jam yang lalu
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved